Sekretaris Komite Partai Provinsi Phu Tho, Pham Dai Duong, pada sore 25 Februari mengunjungi Universitas Hung Vuong sekaligus menyampaikan ucapan selamat tahun baru. Dalam kunjungan dan sesi kerja tersebut, ia mengapresiasi capaian universitas dalam meningkatkan kualitas pelatihan, memperluas skala pendidikan, mendorong penelitian ilmiah, mempercepat transformasi digital, serta mengembangkan ekosistem startup.
Menyoroti kebutuhan pembangunan pada fase baru, Pham Dai Duong meminta universitas menjaga persatuan dan disiplin internal, berinovasi dalam pemikiran manajemen, serta meningkatkan kualitas pelatihan agar selaras dengan kebutuhan pasar tenaga kerja dan target pembangunan sosial-ekonomi provinsi. Ia juga menekankan perlunya universitas mendefinisikan secara jelas perannya sebagai bagian penting dalam sistem inovasi tingkat provinsi dan kawasan.
Dalam arahannya, Pham Dai Duong menguraikan orientasi pengembangan Universitas Hung Vuong menjadi universitas modern dan multidisiplin, sekaligus pusat penelitian, inovasi, dan kewirausahaan di kawasan Midlands Utara dan wilayah pegunungan. Ia mendorong penguatan langkah-langkah untuk menarik dosen dan ilmuwan berkualitas tinggi, memperluas kerja sama internasional, meningkatkan penelitian serta pemberian saran kebijakan, dan memastikan kontribusi yang lebih nyata bagi pembangunan berkelanjutan Provinsi Phu Tho.
Saat ini, Komite Partai Universitas Hung Vuong memiliki hampir 450 staf dan dosen, termasuk 12 profesor madya, 99 doktor, dan 245 pemegang gelar magister. Jumlah siswa dan peserta pelatihan dalam program pendidikan dan penyegaran di universitas tersebut tercatat lebih dari 20.000 orang per tahun.
Dari angka itu, terdapat lebih dari 6.000 mahasiswa sarjana dan 500 mahasiswa magister. Program pelatihan mencakup tujuh bidang, yakni bahasa, ekonomi, teknik-teknologi, pendidikan, kesehatan, kebudayaan-pariwisata, serta pertanian-kehutanan, selain program pelatihan lainnya.
Universitas Hung Vuong selama beberapa tahun terakhir menempatkan kualitas pelatihan sebagai tujuan strategis, termasuk melalui penerapan Resolusi 41 tentang reformasi manajemen dan peningkatan mutu program. Universitas juga memproyeksikan peningkatan jumlah mahasiswa baru menjadi 1.500–2.000 orang per tahun. Untuk 2025, universitas merencanakan 2.700 mahasiswa sarjana dan hampir 300 mahasiswa pascasarjana, dengan sejumlah jurusan dilaporkan memiliki skor penerimaan di atas 28 poin.
Sejak 2017 hingga kini, universitas menambah sembilan program baru—enam program magister dan tiga program sarjana—sehingga total program menjadi 32. Saat ini, jumlah mahasiswa sarjana penuh waktu hampir 6.000 orang, dengan sekitar 500 mahasiswa pascasarjana.
Universitas juga melaporkan hampir 100% lulusan memperoleh pekerjaan setelah lulus, dengan sebagian di antaranya mendapatkan gaji awal sekitar 15 juta VND per bulan. Di bidang riset, universitas membentuk enam kelompok penelitian khusus. Pada 2025, universitas menargetkan penyelesaian 10 proyek ilmiah dan penerbitan lebih dari 200 artikel.
Kerja sama internasional disebut terus berkembang dengan 30 mitra asing. Dalam pemeringkatan Webometrics 2024, universitas naik 62 peringkat dan berada di posisi ke-56 dari 187 institusi di Vietnam. Sementara itu, dalam VNUR-2026, universitas tercatat berada di peringkat ke-89 secara nasional.