BERITA TERKINI
Samsung Rilis Galaxy Z Fold 7, Perbarui Engsel, Layar, dan Fitur Galaxy AI

Samsung Rilis Galaxy Z Fold 7, Perbarui Engsel, Layar, dan Fitur Galaxy AI

Samsung resmi meluncurkan Galaxy Z Fold 7 sebagai smartphone lipat terbaru yang membawa sejumlah penyempurnaan pada desain, ketahanan, serta pengalaman perangkat lunak berbasis kecerdasan artifisial (AI). Peluncuran global ini menegaskan upaya Samsung untuk mempertahankan posisinya di pasar perangkat lipat yang kian kompetitif.

Dari sisi desain, Galaxy Z Fold 7 hadir dengan engsel yang disebut lebih ramping dan ringan. Perubahan ini ditujukan untuk meningkatkan ergonomi baik saat perangkat digunakan dalam kondisi tertutup maupun terbuka. Samsung juga menyatakan engsel baru tersebut telah melewati pengujian ketahanan yang lebih ketat untuk menjanjikan masa pakai yang lebih panjang.

Pada bagian layar, perangkat ini masih mengandalkan panel Dynamic AMOLED 2X untuk layar utama. Namun, Samsung kini melapisinya dengan pelindung Ultra-Thin Glass (UTG) generasi terbaru yang diklaim lebih tahan terhadap goresan.

Untuk performa, Galaxy Z Fold 7 ditenagai chipset Snapdragon 8 Gen 4 for Galaxy yang dioptimalkan untuk performa dan efisiensi daya. Samsung memasangkan chipset ini dengan sistem pendingin vapor chamber yang diperbesar, yang dirancang untuk membantu menangani beban kerja berat seperti gaming dan multitasking tanpa penurunan performa yang signifikan.

Fitur AI menjadi salah satu fokus utama. Galaxy AI yang tertanam menawarkan kemampuan seperti Generative Edit untuk pengeditan foto, terjemahan percakapan real-time yang disebut lebih akurat, serta saran kontekstual yang terintegrasi dengan aplikasi produktivitas. AI juga disebut berperan dalam mengoptimalkan pembagian sumber daya sistem antara layar utama dan cover screen untuk memastikan transisi penggunaan yang mulus.

Di sektor kamera, Samsung menyebut ada peningkatan terutama pada pemrosesan gambar yang memanfaatkan neural processing unit (NPU) di chipset. Hasil foto dan video diklaim memiliki dynamic range yang lebih baik, khususnya dalam kondisi cahaya rendah. Untuk video, perangkat ini juga mendukung perekaman dalam format HDR10+.

Dukungan untuk S Pen tetap dipertahankan, disertai optimasi perangkat lunak untuk pencatatan dan pengeditan dokumen yang disebut lebih responsif. Sementara itu, kapasitas baterai dikatakan sedikit lebih besar dibanding generasi sebelumnya, dengan klaim dapat mendukung penggunaan seharian, serta tetap didukung fast charging dan wireless charging.

Samsung menempatkan Galaxy Z Fold 7 sebagai perangkat yang dapat berfungsi sebagai smartphone sekaligus “tablet mini”, menyasar pengguna yang menginginkan fleksibilitas dua fungsi dalam satu perangkat. Peluncuran ini juga diperkirakan akan memanaskan persaingan di segmen smartphone premium dan lipat, seiring produsen lain berpotensi merespons melalui produk sejenis atau pendekatan inovasi berbeda.

Soal harga dan ketersediaan, Samsung menyebut detailnya bervariasi di tiap region. Di sejumlah pasar, perusahaan menawarkan program trade-in dan paket bundling dengan aksesori seperti case dan S Pen. Pre-order juga telah dibuka secara terbatas, disertai garansi layar dan engsel yang diperpanjang.

Dengan pembaruan pada engsel, layar, dan integrasi AI, Galaxy Z Fold 7 melanjutkan rangkaian penyempurnaan dari generasi ke generasi. Samsung menilai inovasi berkelanjutan ini menjadi bagian dari upaya menjadikan perangkat lipat sebagai produk arus utama, bukan sekadar perangkat khusus.