Samsung memperluas penerapan kecerdasan buatan (AI) ke perangkat audio melalui Galaxy Buds4 Series. Perangkat true wireless stereo (TWS) ini tidak lagi diposisikan hanya untuk mendengarkan musik, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem Galaxy yang mendukung pengalaman hands-free yang lebih natural.
Sejumlah fitur AI yang dibawa Galaxy Buds4 Series mencakup kontrol lewat gerakan kepala, penyesuaian karakter audio otomatis, hingga integrasi dengan agen pintar saat terhubung dengan perangkat Galaxy tertentu.
1. Head Gesture: kontrol panggilan dengan anggukan dan gelengan
Salah satu fitur yang ditonjolkan adalah Head Gesture. Fitur ini memanfaatkan sensor gerak dan pemrosesan AI untuk mengenali anggukan (nod) dan gelengan (shake), sehingga pengguna bisa mengontrol panggilan maupun interaksi dengan asisten virtual tanpa menyentuh ponsel.
Untuk mengaktifkannya, pengguna perlu menghubungkan Galaxy Buds4 Series ke perangkat Samsung Galaxy, lalu membuka Quick Panel, masuk ke Settings, memilih Galaxy Buds4 Pro, kemudian masuk ke menu Head Gesture dan menggeser toggle ke posisi On.
Setelah aktif, anggukan dapat digunakan untuk menerima panggilan masuk, sedangkan gelengan untuk menolak panggilan. Head Gesture juga mendukung respons “ya/tidak” saat berbicara dengan Bixby, serta mengakhiri percakapan dengan asisten tanpa mengucapkan perintah tambahan.
2. Enhanced Adaptive EQ: suara menyesuaikan bentuk telinga
Galaxy Buds4 Series turut menghadirkan Enhanced Adaptive EQ, fitur yang menggunakan AI untuk menyesuaikan karakter suara berdasarkan bentuk telinga dan cara earbuds dikenakan. Dengan pendekatan ini, pengguna tidak perlu mengatur equalizer secara manual karena sistem akan mengoptimalkan keseimbangan frekuensi agar detail audio tetap terdengar jernih.
Untuk menyalakannya, pastikan Buds terhubung ke perangkat Samsung Galaxy. Selanjutnya buka Quick Panel, masuk ke Settings, pilih Galaxy Buds4 Pro, lalu temukan opsi Adaptive EQ dan aktifkan. Setelah diaktifkan, sistem bekerja di latar belakang untuk menjaga kualitas audio tetap konsisten saat pengguna berada di ruangan tenang maupun berpindah ke lingkungan yang lebih bising.
3. Integrasi AI dalam ekosistem Galaxy
Samsung juga menekankan integrasi Galaxy Buds4 Series dengan ekosistem Galaxy, terutama saat dipasangkan dengan Samsung Galaxy S26 Series. Dalam skema ini, AI disebut bekerja lebih terpadu, termasuk untuk mengaktifkan agen pintar seperti Bixby, Google Gemini, dan Perplexity AI secara hands-free langsung dari earbuds.
Dukungan Head Gesture membuat interaksi dengan agen pintar tersebut diklaim menjadi lebih mulus, mulai dari mengakses informasi, menjawab pertanyaan, hingga mengontrol percakapan tanpa perlu menyentuh layar. Samsung menggambarkan pendekatan ini sebagai pengalaman Seamless AI, ketika perangkat saling terhubung dalam satu sistem.
Harga dan ketersediaan
Galaxy Buds4 Series tersedia dalam dua varian. Galaxy Buds4 hadir dalam warna Black dan White dengan harga Rp2.999.000. Periode pre-order berlangsung pada 26 Februari–17 Maret 2026, dengan cicilan mulai Rp249.916 per bulan dan bonus hingga Rp1,3 jutaan.
Sementara itu, Galaxy Buds4 Pro dibanderol Rp3.999.000 dalam pilihan warna Black, White, serta Pink Gold yang disebut eksklusif online. Opsi cicilan mulai Rp333.250 per bulan, dengan bonus hingga Rp1,6 jutaan.