Samsung Galaxy Buds3 Pro meramaikan pasar earbud true wireless stereo (TWS) premium dengan perubahan desain dan penambahan fitur berbasis kecerdasan buatan. Perangkat ini mengadopsi desain bertangkai (stem) dengan sentuhan khas Samsung melalui bentuk prismatik serta fitur “Blade Lights” pada tangkai yang berfungsi sebagai indikator status baterai dan konektivitas.
Galaxy Buds3 Pro dirilis resmi di Indonesia pada Juli 2024 dan tersedia di pasaran sejak 29 Juli 2024. Produk ini diposisikan untuk pengguna ekosistem Galaxy serta mereka yang mencari perangkat audio nirkabel dengan dukungan audio resolusi tinggi dan fitur peredam bising adaptif.
Dari sisi audio, Galaxy Buds3 Pro mengusung sistem speaker 2-arah yang memadukan Dynamic Driver 10,5 mm dan Planar Tweeter 6,1 mm, serta dilengkapi Dual AMP. Perangkat ini mendukung audio hi-res 24-bit/96kHz melalui Samsung Seamless Codec (SSC UHQ). Respons frekuensi yang tercantum berada pada rentang 20Hz hingga 40KHz.
Untuk peredam bising, Samsung membekali Buds3 Pro dengan Adaptive Active Noise Cancellation (ANC). Fitur ini dilengkapi Adaptive Noise Control dan Ambient Sound Mode untuk menyesuaikan penggunaan di berbagai situasi. Integrasi Galaxy AI turut menghadirkan fitur seperti penerjemah percakapan secara real-time, Live Translate, optimasi suara berdasarkan lingkungan, Siren Detect (deteksi sirene), serta Voice Detect (deteksi suara bicara).
Pada kebutuhan komunikasi, Galaxy Buds3 Pro membawa tiga mikrofon ditambah Voice Pickup Unit (VPU). Samsung juga mencantumkan dukungan super wideband call hingga 16kHz, dengan bantuan AI untuk meningkatkan kejernihan panggilan.
Dari sisi ketahanan, earbud memiliki peringkat IP57, yang berarti tahan debu dan dapat bertahan dalam perendaman air tawar hingga kedalaman 1 meter selama 30 menit. Kontrol pada perangkat mengandalkan sentuh dan cubit pada tangkai, serta tersedia fitur Auto Switch untuk perpindahan antardevice Samsung, dan Audio 360 dengan pelacakan kepala. Casing mendukung pengisian daya nirkabel dan PowerShare, dengan konektor USB Type-C.
Spesifikasi lain yang dicantumkan meliputi konektivitas Bluetooth v5.4, dukungan codec SBC, AAC, Samsung Scalable Codec (SSC), dan SSC UHQ. Kapasitas baterai earbud 53mAh dan casing 515mAh. Klaim waktu putar mencapai hingga 6 jam (ANC aktif) atau 7 jam (ANC nonaktif), dengan total pemakaian bersama casing hingga 26 jam (ANC aktif) atau 30 jam (ANC nonaktif). Untuk kompatibilitas, perangkat mendukung Android melalui aplikasi Galaxy Wearable, sementara pada iOS disebutkan fungsinya terbatas via Bluetooth.
Di Indonesia, harga resmi Samsung Galaxy Buds3 Pro tercatat Rp3.299.000 per Maret 2026. Produk tersedia dalam dua warna, Silver dan White, dengan harga yang sama. Di sejumlah platform e-commerce, harga dapat bervariasi tergantung promo, dengan rentang yang disebutkan mulai sekitar Rp2.299.000 hingga Rp3.399.000.
Dalam perbandingan dengan kompetitor di kelas TWS premium, Galaxy Buds3 Pro disebut menonjol pada ketahanan air dan debu berkat IP57, serta integrasi ekosistem Samsung dan dukungan SSC UHQ untuk audio hi-res saat dipasangkan dengan perangkat Galaxy. Sementara itu, Apple AirPods Pro 2 dan Sony WF-1000XM5 menjadi pembanding pada aspek ANC, daya tahan baterai, serta dukungan codec, dengan Sony WF-1000XM5 disebut unggul dalam peredaman bising dan ketahanan baterai.
Untuk ketersediaan, Galaxy Buds3 Pro dapat diperoleh melalui kanal resmi seperti Samsung Official Store dan Samsung Store Mitra Hub Indonesia (MHI), serta marketplace besar termasuk Tokopedia, Shopee, Blibli, dan Lazada.