BERITA TERKINI
Rutan Kelas I Palembang Ikuti FGD Pelaporan Harta Kekayaan Lewat Aplikasi CARAKA

Rutan Kelas I Palembang Ikuti FGD Pelaporan Harta Kekayaan Lewat Aplikasi CARAKA

Palembang—Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Palembang mengikuti Focus Group Discussion (FGD) terkait pelaporan harta kekayaan melalui Aplikasi CARAKA di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Kegiatan ini digelar secara daring pada Selasa (10/03/2026).

FGD diikuti Kepala Rutan Kelas I Palembang Muhammad Rolan bersama Kepala Sub Seksi Keuangan dan Perlengkapan serta staf dari Aula Rutan Kelas I Palembang. Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB dan ditujukan untuk meningkatkan pemahaman serta mengoptimalkan pelaporan harta kekayaan pegawai melalui pemanfaatan Aplikasi CARAKA.

Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh penyelenggara, dilanjutkan pemaparan materi mengenai kebijakan pelaporan harta kekayaan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Peserta kemudian menerima penjelasan teknis terkait tata cara penggunaan Aplikasi CARAKA, termasuk proses penginputan dan pelaporan data harta kekayaan.

Dalam sesi diskusi dan tanya jawab, peserta membahas sejumlah potensi kendala teknis yang dapat dihadapi satuan kerja, seperti proses validasi data dan prosedur pelaporan. Peserta juga menyampaikan masukan dan usulan untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi agar pelaporan berlangsung lebih efektif dan akuntabel.

Sejumlah poin yang mengemuka dalam FGD antara lain perlunya peningkatan sosialisasi penggunaan Aplikasi CARAKA kepada pegawai yang memiliki kewajiban pelaporan harta kekayaan. Selain itu, dibutuhkan panduan teknis atau petunjuk penggunaan yang lebih jelas dan mudah dipahami.

Koordinasi yang lebih intens antara unit kerja dan pengelola sistem juga dinilai penting untuk mengatasi kendala teknis yang mungkin muncul. Penegasan batas waktu pelaporan serta mekanisme monitoring dan evaluasi pelaporan harta kekayaan turut menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut.

Melalui keikutsertaan dalam FGD ini, Rutan Kelas I Palembang diharapkan semakin memahami mekanisme pelaporan harta kekayaan secara transparan dan akuntabel, serta mampu mengimplementasikan penggunaan Aplikasi CARAKA secara optimal di lingkungan kerja.