Rumor mengenai gadget AI pertama buatan OpenAI kembali mencuat. Bocoran terbaru menyebut perangkat yang sedang disiapkan berbeda dari spekulasi sebelumnya.
Menurut laporan The Information yang dikutip The Verge, OpenAI disebut tengah menyiapkan perangkat keras perdananya berupa smart speaker yang dilengkapi kamera. Perangkat ini diklaim mampu mengenali objek di sekitarnya dan mendukung fitur pengenalan wajah.
Fitur pengenalan wajah tersebut disebut dapat digunakan untuk autentikasi, termasuk untuk memberi kendali perangkat dalam skenario belanja otomatis. Dengan demikian, fungsinya tidak hanya terbatas pada pengenalan objek, tetapi juga mencakup identifikasi pengguna berbasis wajah.
Smart speaker sendiri bukan kategori baru di industri teknologi. Produk serupa telah lebih dulu hadir di pasaran, salah satunya Amazon Echo dengan asisten suara Alexa. Namun, perangkat yang dikaitkan dengan OpenAI ini diperkirakan mengusung pendekatan berbeda dengan menonjolkan kemampuan AI ChatGPT, termasuk pemrosesan visual lewat kamera.
Jika benar diluncurkan, harga smart speaker OpenAI diperkirakan berada di kisaran 200–300 dolar AS (sekitar Rp 3,5 juta hingga Rp 5 juta), sebagaimana dihimpun KompasTekno dari Tech Radar.
Laporan yang sama juga menyebut OpenAI tidak hanya mempertimbangkan satu jenis perangkat. Perusahaan ini disebut tengah memikirkan bentuk lain, seperti kacamata pintar dan lampu pintar.
Dalam beberapa waktu terakhir, spekulasi tentang perangkat yang dikembangkan OpenAI ramai beredar di media sosial, termasuk kabar kolaborasi dengan mantan kepala desain Apple, Jony Ive. Pada Januari lalu, misalnya, sempat beredar informasi bahwa OpenAI berencana mengembangkan perangkat wearable yang dikenakan di belakang telinga, serta pena berbasis AI yang memungkinkan perekaman catatan suara.
Meski ChatGPT digunakan jutaan pengguna setiap hari, pengembangan perangkat AI khusus dinilai masih menghadapi tantangan. Sejumlah produk AI mandiri yang sudah lebih dulu hadir disebut belum menunjukkan kesuksesan besar di pasar. Tantangan yang kerap disorot mencakup keseimbangan fungsi, harga, daya tahan perangkat, serta isu privasi pengguna—terutama pada gadget yang dibekali kamera.
Hingga kini, OpenAI belum memberikan pernyataan resmi mengenai bentuk final, spesifikasi, maupun jadwal peluncuran perangkat AI pertamanya. Chief Policy Officer OpenAI, Chris Lehane, sebelumnya menyiratkan bahwa gadget AI pertama OpenAI akan diumumkan ke publik pada paruh kedua 2026, meski belum ada rincian resmi lain yang diungkap.