BERITA TERKINI
Rumah Tahfidz Gratis di Torjun Jadi Alternatif Belajar Al-Qur’an di Tengah Maraknya Penggunaan Gawai

Rumah Tahfidz Gratis di Torjun Jadi Alternatif Belajar Al-Qur’an di Tengah Maraknya Penggunaan Gawai

SAMPANG — Di tengah maraknya penggunaan gawai di kalangan anak-anak, sebuah rumah tahfidz gratis hadir sebagai alternatif pendidikan Al-Qur’an di Dusun Sreseh, Desa Dulang, Kecamatan Torjun, Kabupaten Sampang. Rumah Tahfidz LPQ Baitul Qur’an At-Taqwa yang didirikan Nafilah Zulfa hampir empat tahun lalu kini menjadi tempat belajar bagi puluhan santri.

Zulfa mengatakan, gagasan mendirikan rumah tahfidz berangkat dari keprihatinannya melihat anak-anak lebih banyak menghabiskan waktu bermain gim di ponsel. Ia kemudian berupaya menerapkan ilmu yang diperolehnya di pondok pesantren untuk dibagikan kepada anak-anak di lingkungan sekitar.

“Ilmu yang saya dapat di pondok pesantren ingin saya terapkan dan bagikan kepada mereka. Gratis, bahkan kami memberikan Al-Qur’an hasil donasi yang dihimpun lewat media sosial,” ujarnya dalam program Kurma RRI Sampang, Kamis, 5 Maret 2026.

Menurut Zulfa, jumlah santri di rumah tahfidz tersebut terus bertambah. Dari awalnya hanya sekitar 10 orang, kini mencapai 50 hingga 100 santri, termasuk yang datang dari desa lain di sekitar Torjun.

Ke depan, Zulfa berharap ada dukungan untuk pembangunan mushola yang dapat digunakan sebagai tempat belajar mengaji. Ia juga menyampaikan harapan adanya bantuan material agar kegiatan belajar berlangsung lebih nyaman.

“Semoga ada bantuan semacam keramik dan lain-lain agar anak-anak lebih betah dan nyaman dalam belajar,” katanya.