BERITA TERKINI
Riset dan Inovasi Dorong Transformasi Hijau Berkelanjutan di Ca Mau

Riset dan Inovasi Dorong Transformasi Hijau Berkelanjutan di Ca Mau

Penerapan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi kian terlihat dalam berbagai sektor di Provinsi Ca Mau, Vietnam. Sejumlah riset dan produk terapan yang lahir dari kebutuhan praktis dinilai membantu mendorong transformasi hijau, efisiensi produksi, sekaligus memperkuat layanan publik.

Salah satu perhatian datang dari upaya konservasi ikan lumpur laut, spesies perairan khas Ca Mau yang bernilai ekonomi tinggi namun dilaporkan berangsur berkurang akibat perubahan lingkungan. Proyek penelitian tentang konservasi dan budidaya komersial ikan ini dilakukan oleh Tran Thanh Lam, Dinh Minh Quang, dan Nguyen Huu Duc Ton, yang merupakan dosen di Universitas Bac Lieu dan Fakultas Pendidikan Universitas Can Tho. Riset tersebut diarahkan untuk mendukung pelestarian spesies asli sekaligus membuka peluang produksi baru bagi masyarakat.

Dr. Tran Thanh Lam menyampaikan timnya telah melakukan kajian yang relatif lengkap mengenai karakteristik nutrisi, reproduksi, struktur populasi, serta perilaku reproduksi ikan lumpur laut. Menurutnya, capaian awal ini menjadi dasar bagi pengembangan reproduksi buatan dan pembesaran benih untuk memenuhi kebutuhan budidaya komersial.

Di sektor pertanian, riset lain dikembangkan sejalan dengan tren pembangunan hijau dan ekonomi sirkular. Tim peneliti Dr. Mai Nhu Phuong dari Fakultas Pertanian dan Perikanan Universitas Bac Lieu menerapkan ekstrak Ageratum conyzoides L. untuk menstimulasi ketahanan padi terhadap penyakit hawar daun bakteri. Dr. Mai Nhu Phuong menyebut hasil eksperimen menunjukkan solusi tersebut efektif membantu tanaman membangun ketahanan, mudah diterapkan di rumah, serta memanfaatkan bahan yang mudah didapat di alam. Selain berkontribusi pada perlindungan lingkungan, pendekatan ini disebut dapat menurunkan biaya produksi sekitar 2 juta VND per hektare.

Wakil Rektor Universitas Bac Lieu, Profesor Madya Dr. Tien Hai Ly, mengatakan universitas menempatkan pendidikan, penelitian ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat sebagai tiga pilar utama. Dengan fondasi tersebut, jumlah proyek penelitian dan gagasan inovatif dilaporkan terus meningkat dari tahun ke tahun.

Di lahan pertanian dan tambak udang, penerapan teknologi juga menghasilkan sejumlah solusi. Di antaranya WioT, platform manajemen dan ketertelusuran komprehensif untuk akuakultur berteknologi tinggi, serta OxyBoost, generator mikro-oksigen untuk air. Keduanya dikembangkan oleh Huynh Cong Tan, Direktur Wesolife Co., Ltd., bersama rekan-rekannya.

Huynh Cong Tan menyatakan produk OxyBoost telah dikomersialkan dan dipasarkan di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional melalui platform elektronik. Ia menjelaskan solusi tersebut dikembangkan dengan memanfaatkan sumber daya pasar yang sudah ada, sementara produksi difokuskan pada komponen inti untuk mengoptimalkan biaya budidaya perikanan. Upaya ini disebut berkontribusi pada penurunan harga serta memperkuat ketelusuran produk makanan laut hasil budidaya.

Selain sektor produksi, berbagai proyek sains dan teknologi juga diterapkan untuk kepentingan publik. Sejumlah bidang yang disebut mengalami penerapan inovasi meliputi teknologi informasi, elektronik dan telekomunikasi; mekanik, otomatisasi, konstruksi dan transportasi; kedokteran; serta pendidikan dan pelatihan.

Salah satu inovasi layanan publik muncul dari kebutuhan pasokan air yang memenuhi standar dan berkelanjutan selama 24 jam. Dao Cong Da, Kepala Departemen Pemeliharaan Perusahaan Gabungan Pasokan Air Bac Lieu, mengembangkan “Aplikasi Web SCADA Terpusat – Solusi Digitalisasi di Instalasi Pengolahan Air”. Aplikasi ini mengintegrasikan sistem operasi individual yang sebelumnya terpisah di pabrik-pabrik menjadi sistem SCADA berbasis web terpusat, sehingga manajemen dapat memantau parameter pabrik dan memberi arahan operasional, termasuk saat terjadi situasi tak terduga.

Direktur Perusahaan Produksi Air Bersih di kelurahan Bac Lieu dan Vinh Trach, Luu Van Hien, mengatakan penerapan SCADA berbasis web terpusat pada sistem penyediaan air di Bac Lieu, Vinh Trach, dan Hiep Thanh membantu menghemat waktu serta memastikan pasokan air 24/7 dengan kualitas yang memenuhi standar Kementerian Kesehatan.

Di bidang kesehatan, sejumlah ide inovatif juga diterapkan di Rumah Sakit Umum Ca Mau. Di antaranya solusi pompa irigasi otomatis yang terhubung melalui saluran bantu endoskop fleksibel untuk teknik pengobatan internal, khususnya gastroenterologi, serta solusi untuk menghitung jumlah tetes cairan intravena. Inovasi tersebut dikembangkan sendiri oleh dokter, perawat, dan staf medis, dan telah diterapkan dalam operasional rumah sakit.

Berbagai riset dan inovasi yang berangkat dari kebutuhan nyata ini dinilai tidak berhenti sebagai dokumen, melainkan kembali melayani kehidupan sehari-hari dan membuka harapan terobosan dalam penerapan sains dan teknologi bagi pembangunan sosial-ekonomi yang cepat dan berkelanjutan.

Untuk memperkuat ekosistem inovasi, Komite Rakyat Provinsi Ca Mau telah menyetujui penyelenggaraan Kompetisi Inovasi Teknologi Provinsi Ca Mau setiap dua tahun. Ajang ini bertujuan mendorong dan menghargai inovasi yang efektif, sekaligus mendukung para pencipta dalam sertifikasi hak kekayaan intelektual, penyempurnaan ide, serta kewirausahaan guna meningkatkan daya saing dan berkontribusi pada pembangunan provinsi yang lebih cepat dan berkelanjutan. Informasi ini disampaikan oleh MSc. Mai Huu Chinh, Ketua Persatuan Asosiasi Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Provinsi Ca Mau.