vivo V70 menjadi model pertama dari lini V Series yang dirilis vivo pada 2026. Jarak peluncurannya dengan vivo V60 disebut sekitar enam bulan, sejalan dengan pola rilis V Series yang berlangsung dua kali dalam setahun. Meski hadir tidak lama setelah pendahulunya, vivo V70 membawa sejumlah pembaruan, mulai dari desain yang lebih ringkas, peningkatan material, hingga spesifikasi layar dan fitur keamanan biometrik.
Dari sisi konsep, perangkat ini diposisikan sebagai smartphone kelas menengah dengan keunggulan yang merata di berbagai aspek. vivo menyematkan layar AMOLED, chipset Snapdragon 7 Gen 4, penyimpanan UFS 4.1, baterai 6.500 mAh, pengisian cepat FlashCharge 90W, dukungan eSIM, serta klaim jaminan pembaruan perangkat lunak hingga enam tahun.
Paket penjualan
Isi paket penjualan disebut cukup lengkap, meski rincian item di dalam boks tidak dijabarkan lebih lanjut.
Desain lebih compact dan material lebih premium
Perubahan paling terasa pada vivo V70 ada pada ukuran. Ponsel ini menggunakan layar 6,59 inci, lebih kecil dibanding vivo V60 yang berukuran 6,77 inci. Meski lebih ringkas, layar tetap terasa lega berkat bezel yang dibuat lebih tipis.
Di bagian belakang, vivo memperbarui bentuk modul kamera dengan desain yang disebut Dynamic Floating Camera Module. Seluruh kamera belakang dan aura light ditempatkan dalam satu modul berbentuk kotak. Ketebalan modul kamera diklaim 3,29 mm, sehingga lebih minim efek goyang (wobble) saat diletakkan di atas meja.
Material bodi belakang menggunakan kaca, sementara bingkainya kini berbahan metal. Ini menjadi peningkatan dibanding generasi sebelumnya yang masih memakai frame plastik, sekaligus memberi kesan lebih mewah dan solid.
Dimensi vivo V70 tercatat memiliki tinggi 157,52 mm, lebar 74,33 mm, dan ketebalan 7,59 mm, dengan bobot di kisaran 195 gram. Angka ini tergolong ringan mengingat perangkat membawa baterai 6.500 mAh, frame metal, serta kamera telephoto periscope.
Opsi warna yang tersedia meliputi Alpine Gray, Golden Hour, dan Sandalwood Brown (varian yang diuji).
IP68 dan IP69 untuk ketahanan
vivo V70 mengantongi rating IP68 dan IP69 untuk ketahanan terhadap air dan debu. IP68 menunjukkan perangkat aman saat tercelup air pada kedalaman dan durasi tertentu, sedangkan IP69 mengacu pada ketahanan terhadap semprotan air bertekanan tinggi dengan suhu hingga 80°C. Namun, rating ini dimaksudkan sebagai perlindungan saat terjadi insiden, bukan untuk penggunaan ekstrem secara sengaja.
Tata letak tombol dan port
Di sisi kanan terdapat tombol daya serta volume naik/turun. Sisi atas memuat mikrofon dan IR blaster, sementara sisi kiri kosong. Bagian bawah diisi tray SIM dual nano SIM (non-hybrid dan tanpa slot microSD), mikrofon, port USB-C, serta grill speaker bawah.
Speaker yang digunakan adalah stereo, dengan satu speaker tambahan di earpiece. Kualitas suaranya disebut tidak luar biasa, namun dinilai cukup baik dengan volume yang pas.
Layar AMOLED 1,5K dengan refresh rate adaptif
Di bagian depan, vivo V70 mengusung layar AMOLED 6,59 inci beresolusi 2750 × 1260 piksel (disebut 1,5K). Resolusi ini lebih tinggi dibanding vivo V60 yang masih FHD+. Refresh rate bersifat adaptif hingga 120 Hz.
Untuk kecerahan, layar diklaim memiliki peak brightness hingga 5.000 nits, yang disebut berlaku pada sebagian kecil area layar saat HDR. Dalam pengujian yang disebutkan, kecerahan maksimal di kondisi indoor berada di kisaran 600 nits, sementara simulasi outdoor mencapai sekitar 1.100 nits, yang dinilai cukup terang untuk pemakaian di bawah sinar matahari.
Layar juga menyediakan beberapa mode warna: Natural, Professional, dan Bright. Mode Professional diarahkan mendekati 100% sRGB untuk kebutuhan seperti pengeditan foto/video agar warna lebih konsisten di perangkat lain. Mode Standard mendekati 100% DCI-P3 untuk warna lebih kaya, sedangkan mode Bright disebut memiliki cakupan dan volume gamut lebih dari 100% DCI-P3.
Bezel layar turut dipangkas: sisi atas 1,46 mm (dari 1,91 mm), sisi samping 1,25 mm (dari 1,86 mm), dan sisi bawah 1,77 mm (dari 2,41 mm). Hasilnya, layar tetap terasa luas meski ukuran perangkat lebih ringkas.
Ultrasonic fingerprint dan Always-on Display
vivo V70 sudah memakai in-display fingerprint scanner tipe 3D ultrasonic. Ini menjadi kali pertama V Series mendapatkan sensor ultrasonic, yang umumnya menawarkan pembacaan sidik jari lebih cepat dan akurat dibanding sensor optical pada generasi sebelumnya.
Fitur Always-on Display juga tersedia dan disebut dapat menyala terus, bukan hanya beberapa detik.
Konfigurasi kamera dengan tuning ZEISS
Di sektor kamera, vivo V70 membawa tiga kamera belakang dengan penekanan pada kerja sama tuning bersama ZEISS. Namun, disebut tidak ada logo ZEISS T*, yang biasanya hadir pada lini flagship vivo. Kerja sama ini lebih mengarah pada penyesuaian karakter hasil foto serta filter yang meniru karakter lensa ZEISS tertentu.
Rinciannya, kamera utama beresolusi 50 MP dengan OIS, menggunakan sensor Sony LYT-700V berukuran 1/1,56 inci, aperture f/1.9, autofocus, dan perekaman video hingga 4K 60 fps. Kamera ultra-wide 8 MP memakai sensor berukuran 1/4 inci, aperture f/2.2, fixed focus, dan perekaman hingga 1080p 30 fps. Sementara kamera telephoto 50 MP dengan OIS menggunakan sensor Sony IMX882 berukuran 1/1,95 inci, aperture f/2.65, autofocus, serta perekaman video hingga 4K 60 fps.
Performa, baterai, dan fitur lain
Untuk dapur pacu, vivo V70 menggunakan Snapdragon 7 Gen 4 yang disebut cukup mantap untuk penggunaan harian. Penyimpanannya sudah UFS 4.1. Di sisi daya, baterai 6.500 mAh diklaim awet, dengan dukungan FlashCharge 90W untuk pengisian cepat. vivo juga menyertakan dukungan eSIM sebagai bagian dari peningkatan konektivitas.
Dengan desain yang lebih compact, material metal, layar beresolusi lebih tinggi, sensor sidik jari ultrasonic, serta konfigurasi kamera bertuning ZEISS, vivo V70 hadir sebagai pembaruan yang menonjol dibanding pendahulunya, sambil tetap mempertahankan fokus pada keseimbangan spesifikasi di kelas menengah.