Aplikasi bitcoin semakin banyak digunakan sebagai cara praktis untuk membeli, menjual, dan menyimpan Bitcoin secara digital melalui smartphone. Seiring berkembangnya industri aset kripto di Indonesia, berbagai aplikasi menawarkan fitur transaksi, penyimpanan, hingga pemantauan harga secara real-time.
Namun, pemilihan aplikasi yang tepat dinilai penting agar aktivitas investasi sesuai kebutuhan pengguna, terutama dari sisi keamanan, biaya transaksi, dan kemudahan penggunaan.
Salah satu aplikasi yang disebut dalam daftar rekomendasi adalah Reku. Aplikasi ini telah tersedia sejak 2018 dan disebut terdaftar di BAPPEBTI serta diawasi OJK. Reku mengusung antarmuka yang sederhana dan ditujukan untuk pengguna pemula maupun yang sudah berpengalaman.
Selain Bitcoin, Reku juga menyediakan akses ke lebih dari 300 aset kripto lain, seperti Solana, Ethereum, Dogecoin, hingga Manta, dengan pembelian yang disebut dapat dimulai dari Rp5.000.
Reku menawarkan dua pilihan mode penggunaan, yakni Mode Lightning untuk pemula dengan biaya transaksi 0% serta Mode Pro untuk pengguna berpengalaman dengan biaya transaksi 0,1%. Dalam keterangan yang disampaikan, biaya transaksi diklaim transparan dan tanpa biaya tersembunyi.
Di luar fitur jual beli aset kripto, Reku juga menyediakan layanan trading crypto futures dengan leverage fleksibel 1–25x. Selain itu, aplikasi ini disebut menjadi yang pertama mengantongi izin BAPPEBTI untuk layanan staking kripto di Indonesia.
Reku juga disebut menyediakan akses ke lebih dari 650 aset saham Amerika dan ETF, dengan pembelian mulai dari US$1, sebagai opsi diversifikasi bagi pengguna.
Adapun sejumlah keunggulan yang dicantumkan meliputi modal awal mulai Rp5.000, pilihan mode transaksi dengan biaya 0% dan 0,1%, ketersediaan advanced chart yang dapat diakses melalui desktop secara real-time, layanan staking berizin BAPPEBTI, serta fitur Reku Futures dengan leverage hingga 25x.