Pemerintah Kabupaten Malang terus mendorong percepatan digitalisasi pengelolaan keuangan daerah. Salah satu langkah yang didorong adalah pemanfaatan layanan internet banking untuk transaksi keuangan antarinstansi, yang dinilai lebih cepat, transparan, dan efisien dibandingkan sistem konvensional.
Dalam mendukung transformasi tersebut, Bank Jatim Cabang Kepanjen menggelar sosialisasi internet banking bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Malang di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Kamis (05/03/2026) pagi.
Kegiatan ini diikuti ratusan peserta yang terdiri dari bendahara pengeluaran dan operator dari berbagai OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang. Sosialisasi tersebut ditujukan untuk mempercepat implementasi sistem transaksi keuangan berbasis digital di pemerintahan daerah.
Pimpinan Bidang Operasional Bank Jatim Cabang Kepanjen, Didin Yuniarti, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bank Jatim dalam mendukung program digitalisasi yang dijalankan pemerintah daerah. “Sosialisasi ini kami selenggarakan dengan tema internet banking. Kami memfasilitasi Pemerintah Kabupaten Malang dalam proses digitalisasi, dengan tujuan memudahkan transaksi keuangan. Harapannya ke depan sistem digital ini bisa lebih optimal lagi,” ujarnya.
Didin menyampaikan, penggunaan internet banking di lingkungan OPD diharapkan dapat mempercepat proses administrasi keuangan sekaligus meningkatkan transparansi pengelolaan anggaran daerah. Bank Jatim, kata dia, juga menyiapkan pendampingan agar pemanfaatan layanan dapat berjalan maksimal.
“Kami akan terus melakukan pendampingan kepada seluruh dinas di Kabupaten Malang, sehingga transaksi keuangan dapat dilakukan dengan lebih cepat, aman, dan efisien,” katanya.
Ia menjelaskan, setiap instansi yang ingin menggunakan layanan tersebut perlu melakukan pendaftaran dengan mengisi formulir yang diajukan ke Bank Jatim. Setelah pendaftaran selesai, operator yang ditunjuk dapat berkoordinasi dengan pihak Bank Jatim untuk proses teknis dan aktivasi layanan.
Didin juga menyebutkan bahwa layanan internet banking tersebut saat ini tidak dikenakan biaya. “Kabar baiknya, untuk layanan internet banking ini saat ini tidak dikenakan biaya sama sekali. Jadi biayanya nol rupiah, sehingga diharapkan seluruh OPD dapat memanfaatkan layanan ini secara maksimal,” ujarnya.
Selain pemaparan materi, sosialisasi diisi sesi diskusi serta penjelasan teknis penggunaan layanan internet banking. Para peserta memanfaatkan forum tersebut untuk berkonsultasi mengenai penerapan sistem digital dalam pengelolaan keuangan di instansi masing-masing.