Platform layanan kurban digital Qurban Asyik (QA) meluncurkan versi terbaru aplikasinya dalam gelaran Festival Ramadan Asyik 2026 yang berlangsung di Poins Mall, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Rabu–Kamis (11–12/3/2026).
Peluncuran ini mengusung semangat socialpreneur serta mendorong digitalisasi layanan kurban. Sejumlah tokoh nasional, akademisi, dan praktisi turut hadir dan menyampaikan dukungan terhadap inovasi kurban digital.
Di antara tamu yang hadir, terdapat Anggota DPR Agun Gunandjar Sudarsa. Dari pihak Qurban Asyik, hadir jajaran pimpinan yang terdiri dari Irfan Hielmy, Ilham Nur Hidayatullah, Ahmad Fauzan, Rahmat Hakim, dan Solahudin Hasan.
Komisaris Utama Qurban Asyik, Irfan Hielmy, menyebut pembaruan aplikasi ini sebagai tonggak perjalanan QA yang dimulai sejak 2020. Ia menuturkan, inisiatif tersebut berawal dari gagasan dua pemuda dan berkembang menjadi ekosistem yang memberdayakan puluhan mitra serta peternak lokal.
“Bermula dari gagasan dua pemuda hingga kini menjadi ekosistem yang memberdayakan puluhan mitra dan para peternak lokal. Dengan prinsip ‘Qurban dalam Genggaman’, transformasi ini menjadi bukti nyata pertumbuhan platform yang kini telah didukung oleh banyak tim profesional,” ujar Irfan, Rabu (11/3/2026).
Agun Gunandjar Sudarsa menyampaikan apresiasi atas langkah Qurban Asyik yang terus berinovasi melalui digitalisasi layanan kurban. Menurutnya, keberhasilan sebuah ikhtiar tidak terlepas dari kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Saya menyaksikan sendiri semangat Bung Ilham dan Bung Fauzan yang memulai ini dari nol, berkoordinasi, dan berkonsultasi hingga akhirnya berani melangkah. Apa yang dilakukan hari ini adalah bukti nyata perjalanan peradaban. Kita tidak akan maju jika meninggalkan inovasi dan digitalisasi,” ungkap Agun.
Ia juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat agar sebuah inisiatif dapat berkelanjutan. “Orang baik adalah orang yang bermanfaat. Jangan pernah ragu untuk memulai, go start saja. Saya meyakini jika kita menjalankan segala sesuatu dengan niat baik dan sistem yang kuat melalui kolaborasi serta jejaring, hasilnya akan terus bertambah,” paparnya.
Agun berharap Qurban Asyik dapat terus berkembang, tidak hanya dari sisi bisnis, tetapi juga sebagai sarana memudahkan umat dalam beribadah. “Saya doakan platform yang diperbarui ini membuat QA semakin tumbuh, tidak hanya secara bisnis tapi juga sebagai nilai ibadah,” tambahnya.
Selain peluncuran aplikasi, Festival Ramadan Asyik 2026 menghadirkan rangkaian kegiatan yang terbuka gratis untuk masyarakat. Agenda yang diselenggarakan meliputi talkshow inspiratif dan literasi keuangan syariah, tausiyah Ramadan serta Islamic parenting bersama Ust. Daniel Barkah, Aang Magribi, Ustaz Fahri Faturrahman, dan Ustaz Misbah Zein, santunan anak yatim serta buka puasa bersama, hingga hiburan Islami oleh Loui Music.
Melalui pembaruan aplikasi ini, Qurban Asyik menyatakan komitmennya untuk memperkuat ekosistem kurban digital yang transparan dan akuntabel. Platform tersebut juga diharapkan dapat memudahkan masyarakat sekaligus menjaga kesejahteraan peternak di seluruh Indonesia melalui standar pengelolaan yang baik.