Menentukan arah kiblat saat berada di tempat baru kerap menjadi kebutuhan mendesak, terutama ketika waktu salat sudah masuk. Salah satu opsi yang ditawarkan untuk kondisi tersebut adalah layanan berbasis web QuranTime: Islam Sholat & Arah Kiblat, yang dapat diakses langsung melalui peramban tanpa perlu memasang aplikasi maupun membuat akun.
Karena berjalan di browser, layanan ini tidak memerlukan ruang penyimpanan perangkat. Pengguna cukup membuka situs, lalu memberikan izin akses lokasi agar kompas kiblat dapat bekerja. QuranTime disebut kompatibel di berbagai perangkat dan sistem operasi, termasuk Android, iOS, Mac, dan Windows, serta diklaim tetap dapat digunakan pada perangkat lama selama tersedia browser dan koneksi internet.
QuranTime menjelaskan kompas kiblatnya bekerja dengan memanfaatkan GPS perangkat untuk menentukan koordinat lokasi pengguna, kemudian menghitung jalur langsung menuju Ka’bah di Masjidil Haram. Informasi yang ditampilkan meliputi kompas digital dengan penunjuk arah, sudut kiblat dalam derajat, serta peta yang menampilkan garis dari posisi pengguna ke Ka’bah berikut perhitungan jarak. Layanan ini menyebut margin kesalahan berada pada kisaran 1–2 derajat dan menekankan bahwa sistem berbasis GPS tidak bergantung pada kompas magnetik.
Selain arah kiblat, QuranTime juga menyediakan jadwal salat harian untuk lima waktu—Subuh, Dzuhur, Ashar, Maghrib, dan Isya—yang ditampilkan berdasarkan lokasi GPS pengguna. Dengan demikian, waktu salat yang muncul menyesuaikan koordinat aktual, bukan sekadar acuan kota besar. Di dalamnya juga tersedia kalender Hijriah dan konverter tanggal Masehi ke Hijriah.
Untuk akses yang lebih cepat, QuranTime menyediakan opsi “Tambahkan ke Layar Beranda” agar pengguna dapat membuat pintasan di halaman utama perangkat. Dengan cara ini, tampilannya menyerupai aplikasi tanpa proses instalasi dan tanpa pembaruan manual, karena versi yang digunakan akan mengikuti pembaruan di situs.
Penggunaan layanan ini dirangkum dalam tiga langkah: membuka situs qurantime.net melalui browser, mengizinkan akses lokasi saat diminta, lalu mengikuti arah pada kompas dan peta yang muncul. Jika izin lokasi sempat ditolak, pengguna dapat mengubahnya melalui pengaturan izin situs di browser agar fitur kompas berfungsi kembali.