PT Technosoft Indo Prima meluncurkan Disiplinku, platform digital terpadu untuk pengelolaan presensi, dokumen resmi, serta pengetahuan tim berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Peluncuran ini disebut sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong budaya kerja yang disiplin, transparan, dan berbasis data di lingkungan organisasi dan dunia usaha di Indonesia.
Peluncuran resmi Disiplinku digelar melalui acara Grand Launching pada penghujung pekan pertama Februari 2026 di Kantor Research & Development PT Technosoft Indo Prima, Jalan Ciliwung Raya Nomor 3, Sukahati, Kecamatan Cibinong, Bogor, Jawa Barat.
Dalam rangkaian acara tersebut, digelar talkshow bertajuk “Disiplinku: Smart Platform to Manage Attendance, Official Documents, and AI-Powered Team Knowledge”. Sejumlah narasumber hadir, antara lain Irjen. Pol. (Purn) Dr. Yehu Wangsajaya, M.Kom; Dr. H. Deden Rahmawan, S.T., M.Kom selaku CEO PT Technosoft Indo Prima; Prof. Dr. Muhammad Zarlis, M.Sc selaku pakar ilmu komputer dan guru besar kecerdasan buatan; serta Bambang Rukminto, konsultan dan advisor Institute for Security and Strategic Studies (ISESS). Talkshow dipandu Dina Ernawati Saksono, Managing Director Gema Waskita Interaktifa.
Disiplinku menawarkan sejumlah fitur yang ditujukan untuk meningkatkan akurasi data dan efisiensi operasional. Fitur yang disampaikan meliputi Face Recognition & Liveness Detection, Device Detection & Anti Fake-GPS, serta Geotagging Presensi. Platform ini juga memuat layanan pengajuan cuti, izin, lembur, dan reimbursement, kunjungan klien serta nota dinas digital, linimasa aktivitas kerja, hingga SOS Button sebagai pendukung SMK3 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja).
Melalui fitur “Info Pintar” berbasis AI, Disiplinku diklaim dapat membantu organisasi memantau data kehadiran, menganalisis tren kedisiplinan, dan mendukung pengambilan keputusan operasional yang lebih cepat, akurat, serta berbasis data.
Disiplinku dapat diakses melalui laman resmi https://disiplinku.id dan https://disiplinku.com. Aplikasi ini juga tersedia untuk diunduh melalui Google Play Store dan Apple App Store.
CEO PT Technosoft Indo Prima, Dr. Deden Rahmawan, menyampaikan Disiplinku dikembangkan dengan visi membangun fondasi budaya kerja Indonesia yang profesional dan berdaya saing. “Disiplinku kami hadirkan sebagai solusi terintegrasi untuk menjawab tantangan pengelolaan SDM di era digital. Kami percaya, sistem yang rapi dan data yang akurat merupakan fondasi utama dalam membangun tim yang produktif dan profesional,” ujarnya.
Irjen. Pol. (Purn) Dr. Yehu Wangsajaya menilai Disiplinku berpotensi menjawab kegundahan antropolog Indonesia Prof. Koentjaraningrat terkait etos kerja bangsa. “Kegundahan Prof. Koentjaraningrat mengenai etos kerja bangsa akan menemukan jawabannya jika sistem yang mendorong disiplin, keteraturan, dan akuntabilitas diterapkan secara luas. Aplikasi Disiplinku karya Dr. Deden Rahmawan ini, bila digunakan secara masif, dapat menjadi instrumen perubahan perilaku kerja dan berkontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Dari kalangan akademisi, Prof. Dr. Muhammad Zarlis menyatakan platform tersebut dinilai baik untuk diimplementasikan secara menyeluruh di berbagai level organisasi. “Platform ini tidak hanya mendukung kedisiplinan dan administrasi, tetapi juga membangun transparansi, akuntabilitas, serta keselarasan kerja lintas level dalam organisasi,” tuturnya.
Prof. Ir. Arief Wibowo, M.Kom, Ketua DPW Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII) Nusantara Wilayah DKI Jakarta, juga menyampaikan bahwa Disiplinku cocok sebagai solusi manajemen SDM dan bisnis dengan teknologi yang lengkap, andal, dan terpercaya. Sementara itu, Bambang Rukminto dari ISESS menyampaikan harapannya agar aplikasi tersebut dapat membawa perubahan positif bagi ekosistem korporasi dan berdampak bagi bangsa dan negara.
Dalam strategi komunikasi dan penguatan merek, Gema Waskita Interaktifa turut berperan sebagai Marketing Communication Partner bagi Disiplinku. Kolaborasi ini disebut diarahkan untuk memperluas jangkauan pesan, memperkuat positioning produk, serta membangun citra Disiplinku sebagai solusi digital bagi organisasi di Indonesia.