Perkembangan teknologi yang kian pesat mendorong berbagai sektor industri bertransformasi ke sistem bisnis berbasis digital. Menjawab kebutuhan tersebut, Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri (UNM) hadir untuk menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan ekonomi digital.
Program studi ini dirancang untuk membekali mahasiswa dengan kombinasi kompetensi bisnis dan teknologi digital yang sesuai dengan kebutuhan industri saat ini. Mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep bisnis secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik di bidang digital marketing, kewirausahaan digital, pengelolaan bisnis online, hingga analisis data bisnis.
Ketua Program Studi Bisnis Digital Universitas Nusa Mandiri, Lia Mazia, mengatakan kurikulum yang diterapkan disusun agar adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika industri digital yang terus berubah.
“Prodi Bisnis Digital UNM berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan industri. Mahasiswa tidak hanya memahami teori bisnis, tetapi juga dibekali keterampilan praktis agar mampu bersaing di dunia kerja maupun mengembangkan bisnis digital secara mandiri,” ujarnya dalam rilis yang diterima pada Jumat (6/3).
Selain pembelajaran di kelas, mahasiswa juga didorong untuk aktif mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi, seperti sertifikasi profesional, program magang industri, kompetisi inovasi, hingga kegiatan kewirausahaan. Menurut Lia, program-program tersebut menjadi bagian dari strategi kampus untuk memperkuat pengalaman belajar mahasiswa sekaligus meningkatkan kesiapan mereka memasuki dunia kerja.
“Sebagai Kampus Digital Bisnis, Universitas Nusa Mandiri terus berkomitmen menghadirkan pendidikan yang selaras dengan perkembangan industri digital. Dukungan dosen yang kompeten serta kurikulum yang berbasis kebutuhan industri menjadi modal penting dalam mencetak lulusan yang kreatif, inovatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi,” katanya.
Melalui Program Studi Bisnis Digital, Universitas Nusa Mandiri berharap dapat melahirkan talenta digital yang mampu berkontribusi dalam pengembangan ekonomi digital Indonesia, baik sebagai profesional di industri maupun wirausaha digital yang menciptakan inovasi baru.