BERITA TERKINI
Ponsel Di-root atau Bootloader Dibuka Bisa Diblokir Aplikasi Bank: Cara Mengecek dan Mengatasinya

Ponsel Di-root atau Bootloader Dibuka Bisa Diblokir Aplikasi Bank: Cara Mengecek dan Mengatasinya

Seorang pengguna Samsung Galaxy Note 10+ impor dari Korea Selatan melaporkan menerima peringatan dari VietinBank bahwa perangkatnya tidak lagi memenuhi persyaratan keamanan untuk menggunakan layanan perbankan mobile. Peringatan tersebut muncul setelah perangkat diduga telah dipasangi ROM dual-SIM, yakni sistem operasi asli yang diganti dengan ROM modifikasi agar mendukung dua kartu SIM fisik—fitur yang umum pada perangkat impor.

Dalam pemberitahuan di aplikasi, VietinBank menyatakan mekanisme keamanan perangkat pengguna telah “dibuka” sehingga tidak sesuai dengan Surat Edaran 77/2025 dari Bank Negara Vietnam. Bank juga menyampaikan bahwa mulai 1 Maret 2026, layanan VietinBank iPay akan dihentikan pada perangkat tersebut dan pengguna diminta beralih ke perangkat lain yang memenuhi ketentuan keamanan.

Surat Edaran 77/2025 disebut bertujuan memperkuat keamanan siber dan melindungi aset nasabah di tengah pesatnya pertumbuhan transaksi online yang kini menjadi salah satu kanal pembayaran penting. Aturan itu mewajibkan aplikasi perbankan seluler untuk otomatis keluar atau berhenti berfungsi apabila mendeteksi tanda-tanda gangguan yang tidak sah.

Indikasi yang dapat memicu pembatasan layanan antara lain perangkat berada dalam mode debug, berjalan di emulator atau mesin virtual, aplikasi disuntikkan kode pelacakan, atau perangkat telah di-root, di-jailbreak, maupun bootloader-nya dibuka kuncinya.

Cara memeriksa apakah ponsel Android sudah di-root

Metode 1: Cek melalui Pengaturan
1) Buka Pengaturan di ponsel.
2) Gulir dan pilih Tentang ponsel.
3) Ketuk bagian Status untuk melihat informasi sistem.

Metode 2: Menggunakan aplikasi pengujian
1) Unduh dan instal aplikasi Root Checker.
2) Buka aplikasi, pilih SETUJU untuk menyetujui persyaratan, lalu tekan MULAI.
3) Pilih VERIFIKASI ROOT untuk memeriksa.

Jika muncul pesan kuning “Maaf! Akses root tidak valid pada perangkat ini,” perangkat belum di-root. Sebaliknya, bila muncul pesan hijau “Selamat! Akses root telah berhasil diberikan pada perangkat ini,” perangkat telah di-root.

Cara memeriksa apakah iPhone sudah di-jailbreak

Pengguna iPhone dapat mengenali jailbreak melalui sejumlah tanda sederhana, antara lain keberadaan aplikasi seperti Cydia, Sileo, atau Zebra di layar. Pemeriksaan juga dapat dilakukan menggunakan aplikasi pemantauan sistem seperti iVerify.

Selain itu, pengguna dapat membuka Safari dan mengetik cydia://. Jika jalur tersebut membuka aplikasi yang tidak biasa, perangkat kemungkinan telah di-jailbreak. Tanda lain adalah kemampuan memasang aplikasi dari luar App Store secara otomatis tanpa memerlukan konfirmasi.

Tanda-tanda iPhone berisiko telah dirusak

Beberapa gejala yang disebutkan meliputi kegagalan memperbarui iOS atau pembatalan garansi, aplikasi sering mengalami kerusakan atau konflik, munculnya aplikasi atau tweak yang tidak dikenal di menu Pengaturan, perangkat cepat panas meski menjalankan tugas ringan, serta indikasi pengawasan seperti pelacakan lokasi yang tidak akurat atau kamera/mikrofon bermasalah tanpa alasan jelas.

Langkah menangani iPhone yang sudah di-jailbreak

Pengguna dapat mencoba mengembalikan iPhone ke pengaturan pabrik melalui menu: Pengaturan => Umum => Ganti atau setel ulang iPhone => Hapus semua konten dan pengaturan.

Namun, untuk jailbreak yang lebih mendalam, cara tersebut disebut mungkin tidak cukup aman. Dalam kondisi ini, pengguna disarankan memulihkan iOS resmi melalui iTunes, menghindari penggunaan kembali cadangan iCloud lama bila mencurigai malware, serta membawa perangkat ke pusat layanan teknis untuk pemeriksaan dan perbaikan menyeluruh.

Cara memeriksa apakah bootloader perangkat sudah tidak terkunci

Metode 1: Cek langsung di ponsel (model tertentu)
1) Buka aplikasi panggilan.
2) Masukkan kode ##7378423## lalu lakukan panggilan.
3) Pilih Info Layanan.
4) Pilih Konfigurasi.
5) Cari opsi Buka Kunci Bootloader. Jika tertulis “Ya,” berarti bootloader telah dibuka.

Catatan: Metode ini disebut hanya berlaku untuk model tertentu, terutama ponsel keluaran 2017 dan sebelumnya. Jika tidak berhasil, pengguna disarankan tidak mencoba memperbaiki sendiri dan sebaiknya membawa perangkat ke pusat layanan teknis untuk pemeriksaan dan perbaikan yang aman.