Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyediakan layanan internet gratis di 382 titik strategis untuk mendukung kebutuhan komunikasi pemudik selama musim perjalanan. Informasi lokasi fasilitas ini dapat dipantau melalui aplikasi Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN).
Kepala Dinas Komunikasi dan Digital (Diskomdigi) Jawa Tengah, Agung Hariyadi, menyampaikan bahwa titik layanan WiFi gratis tersebut tersebar di sejumlah lokasi publik. Sebanyak 40 titik berada di terminal bus, termasuk Terminal Tipe B Joho di Sukoharjo dan ruang tunggu terminal utama lainnya di Jawa Tengah.
Selain itu, fasilitas internet gratis juga tersedia di 168 titik internet desa yang tersebar di ratusan desa. Layanan ini ditujukan untuk membantu pemudik berkomunikasi sekaligus mendukung promosi potensi wisata lokal. Pemprov Jateng juga menempatkan 150 titik di program kecamatan berdaya yang menyasar pusat-pusat keramaian di tingkat kecamatan, serta 20 titik di area pendidikan, yakni fasilitas di sekitar institusi pendidikan yang dapat diakses publik.
Salah satu calon pemudik, Yuni, mengaku telah memanfaatkan layanan internet gratis di Terminal Joho Sukoharjo. Ia menilai fasilitas tersebut memudahkan untuk menghubungi keluarga maupun memesan ojek online. “Tadi saya menyalakan handphone, ternyata ada WiFi gratis. Saya coba pakai dan ternyata kencang. Semoga ke depan tetap seperti ini,” ujarnya.
Untuk mengakses layanan WiFi gratis, pemudik dapat mendatangi area publik yang memiliki penanda khusus, seperti stiker atau papan informasi internet gratis Pemprov Jateng. Pengguna kemudian mengaktifkan fitur WiFi di ponsel, memilih Access Point (SSID) yang tersedia—umumnya bernama “Free WiFi Pemprov Jateng” atau serupa—dan pada beberapa titik mengikuti login sederhana melalui halaman captive portal yang muncul otomatis. Setelah tersambung, layanan bisa digunakan untuk berkabar dengan keluarga atau memesan transportasi daring.
Di sisi lain, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen (Gus Yasin) mengimbau pemudik mengunduh aplikasi Superapps Jateng Ngopeni Nglakoni (JNN) melalui Play Store. Aplikasi ini disebut telah diperbarui untuk musim mudik 2026 dan menyediakan fitur pantauan CCTV untuk melihat kondisi lalu lintas secara real-time, daftar SPKLU bagi pengguna kendaraan listrik, serta informasi cuaca yang bersumber dari BMKG.
Gus Yasin menambahkan, Pemprov Jateng juga menaruh perhatian pada aspek keamanan dan kenyamanan perjalanan. Ia menyebutkan adanya pemeriksaan kesehatan rutin dan tes bebas alkohol bagi kru bus di terminal-terminal untuk meminimalisasi kesalahan manusia. “Kita pastikan fasilitas di terminal lengkap, mulai dari cek kesehatan pengemudi hingga internet gratis bagi penumpang yang mungkin kehabisan kuota saat perjalanan jauh,” kata Gus Yasin saat meninjau Terminal Joho, Sukoharjo, Kamis (12/3/2026).