BERITA TERKINI
Pemkab Serang Luncurkan Aplikasi Serba Digi dan Bentuk Tim Tanggap Insiden Siber

Pemkab Serang Luncurkan Aplikasi Serba Digi dan Bentuk Tim Tanggap Insiden Siber

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, meluncurkan aplikasi Serba Digi dan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) pada Kamis. Peluncuran ini ditujukan untuk mengintegrasikan layanan publik agar lebih mudah diakses masyarakat secara digital.

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, Serba Digi merupakan bagian dari percepatan transformasi digital dengan menyatukan layanan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam satu pintu. Menurut dia, kebutuhan masyarakat saat ini adalah layanan yang cepat, akurat, akuntabel, dan transparan.

Melalui aplikasi tersebut, warga dapat mengakses sejumlah layanan, antara lain administrasi kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), pembuatan kartu kuning dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), hingga layanan rumah sakit daerah.

Rachmatuzakiyah juga menyampaikan bahwa seluruh OPD diinstruksikan untuk menonaktifkan aplikasi layanan masing-masing dan mengintegrasikannya ke Serba Digi. Ia menegaskan, ke depan layanan publik di Kabupaten Serang diarahkan cukup melalui satu aplikasi untuk memudahkan warga.

Untuk aspek keamanan, Pemkab Serang membentuk TTIS yang bertugas mengamankan infrastruktur digital, aplikasi, serta akun media sosial pemerintah daerah dari ancaman siber.

Kepala Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) Kabupaten Serang, Surtaman, menyebut Serba Digi mendapat respons positif dari masyarakat dengan rating 4,8 di toko aplikasi digital. Setelah peluncuran, pihaknya akan menggencarkan sosialisasi literasi digital hingga ke sekolah-sekolah agar lulusan baru dapat memanfaatkan aplikasi tersebut, khususnya untuk layanan pembuatan kartu pencari kerja.

Surtaman menambahkan, pengajuan perubahan data administrasi kependudukan dapat dilakukan melalui Serba Digi. Namun, perekaman e-KTP baru tetap mengharuskan warga datang langsung untuk proses sidik jari dan foto.