BERITA TERKINI
Panduan Melaporkan Bansos Salah Sasaran Lewat Aplikasi Cek Bansos

Panduan Melaporkan Bansos Salah Sasaran Lewat Aplikasi Cek Bansos

Masyarakat yang menemukan dugaan bantuan sosial (bansos) tidak tepat sasaran—misalnya penerima dinilai mampu—dapat menyampaikan laporan melalui aplikasi Cek Bansos milik Kementerian Sosial (Kemensos). Pelaporan dapat dilakukan lewat fitur “Sanggahan” dengan menyertakan alasan yang jelas dan bukti pendukung.

Berdasarkan informasi resmi dari Pusdatin Kesos, berikut langkah melaporkan bansos salah sasaran melalui aplikasi Cek Bansos:

1. Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos di Play Store atau App Store.
2. Buka aplikasi.
3. Masuk/login jika sudah memiliki akun.
4. Jika belum punya akun, pilih menu “Buat Akun” untuk pengguna baru.
5. Ikuti prosedur hingga pembuatan akun berhasil.
6. Setelah akun terverifikasi, login dengan akun yang sudah terdaftar.
7. Di Beranda, klik menu “Sanggahan”.
8. Klik “Tambah Sanggahan”.
9. Masukkan data pencarian daftar penerima manfaat (PM).
10. Klik “Cari Data”.
11. Cari nama penerima bansos yang akan dilaporkan.
12. Pilih “Klik Untuk Menyanggah”.
13. Berikan sanggahan dengan menyampaikan alasan mengapa penerima yang bersangkutan dinilai tidak layak menerima bansos.
14. Foto rumah atau bukti lain sebagai pendukung laporan.
15. Centang kolom pernyataan bahwa sanggahan disampaikan secara jujur dan benar.
16. Klik “Kirim Sanggahan”.

Selain lewat aplikasi, sanggahan bansos juga dapat disampaikan melalui Command Center di nomor 021-171 serta WhatsApp Lapor Bansos di 0887-7171-171.

Dalam aplikasi Cek Bansos, masyarakat juga dapat mengecek informasi “desil” yang digunakan untuk penentuan sasaran bantuan sosial. Desil merupakan kelompok kesejahteraan keluarga yang diukur berdasarkan variabel sosial ekonomi, seperti keterangan individu (pekerjaan, pendidikan), kondisi perumahan (kondisi rumah, daya listrik), dan kepemilikan aset. Terdapat 10 desil, masing-masing berisi 10% keluarga di Indonesia. Desil 1 merupakan 10% keluarga dengan tingkat kesejahteraan terbawah, sementara desil 10 merupakan 10% tertinggi.

Desil bersifat dinamis. Jika dinilai tidak sesuai, data dapat diperbarui melalui desa/kelurahan dan dinas sosial atau melalui aplikasi Cek Bansos dengan menyampaikan data sesuai kondisi nyata. Selanjutnya, desil akan dihitung ulang oleh BPS secara berkala.

Desil digunakan untuk penentuan sasaran bantuan sosial. Desil 1–4 (40% terbawah) menjadi prioritas penerima bantuan sosial PKH dan Sembako. Sementara desil 5 masih dapat menjadi peserta PBI-JK.

Berikut cara mengecek desil bansos di aplikasi Cek Bansos:

1. Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos di Play Store atau App Store.
2. Buka aplikasi.
3. Masuk/login jika sudah memiliki akun.
4. Jika belum punya akun, pilih menu “Buat Akun” untuk pengguna baru.
5. Ikuti prosedur hingga pembuatan akun berhasil.
6. Setelah akun terverifikasi, login dengan akun yang sudah terdaftar.
7. Di menu utama, pilih “Profil”.
8. Akan muncul informasi “Peringkat Kesejahteraan Keluarga”. Angka yang tertera menunjukkan status desil DTSEN.
9. Pengguna juga dapat mengecek “Profil Keluarga” yang memuat data keluarga yang terdaftar dalam DTSEN.