Klaim BPJS Ketenagakerjaan kini dapat dilakukan melalui aplikasi JMO (Jamsostek Mobile). Proses ini ditujukan untuk memudahkan peserta mengajukan pencairan Jaminan Hari Tua (JHT) secara lebih praktis, termasuk memahami persyaratan, tahapan verifikasi identitas (KYC), serta langkah-langkah pengajuan agar berjalan lancar.
Berikut rangkuman panduan klaim BPJS Ketenagakerjaan lewat aplikasi JMO versi terbaru 2026, mencakup syarat yang perlu disiapkan, proses verifikasi KYC, hingga langkah pengajuan pencairan JHT tanpa prosedur yang berbelit.
1. Siapkan persyaratan klaim
Sebelum memulai pengajuan melalui JMO, peserta perlu memastikan seluruh persyaratan klaim telah tersedia. Kelengkapan dokumen dan data menjadi faktor penting agar proses verifikasi tidak tertunda.
2. Lakukan verifikasi identitas (KYC)
Aplikasi JMO menerapkan tahapan verifikasi identitas atau Know Your Customer (KYC). Tahap ini bertujuan mencocokkan data peserta dan memastikan pengajuan dilakukan oleh pemilik akun yang sah. Peserta perlu mengikuti instruksi verifikasi di aplikasi hingga dinyatakan berhasil.
3. Ajukan klaim JHT melalui menu klaim di JMO
Setelah persyaratan siap dan KYC selesai, peserta dapat melanjutkan ke menu klaim pada aplikasi JMO untuk memilih layanan pencairan JHT. Pastikan seluruh data yang diinput sesuai dan tidak ada kekeliruan agar pengajuan tidak perlu diulang.
4. Pastikan data dan unggahan sesuai ketentuan
Dalam proses pengajuan, peserta biasanya diminta melengkapi data dan mengunggah dokumen pendukung. Ketidaksesuaian data atau dokumen dapat menyebabkan proses verifikasi memakan waktu lebih lama.
5. Perhatikan informasi terkait potongan 20 persen
Dalam panduan ini juga disertakan tips untuk menghindari potongan 20 persen. Peserta disarankan memahami ketentuan yang berlaku dan mengikuti prosedur klaim dengan benar sesuai aturan yang ditetapkan dalam aplikasi.
Dengan mengikuti alur pengajuan melalui JMO, peserta diharapkan dapat mencairkan JHT dengan lebih mudah. Namun, kelengkapan syarat, keberhasilan KYC, serta ketepatan data tetap menjadi kunci agar klaim dapat diproses tanpa kendala.