BERITA TERKINI
Panduan Cek Desil Bansos dengan NIK KTP lewat Aplikasi dan Situs Kemensos

Panduan Cek Desil Bansos dengan NIK KTP lewat Aplikasi dan Situs Kemensos

Mengetahui cara cek desil bantuan sosial (bansos) dengan NIK KTP penting untuk memastikan apakah seseorang masuk dalam kelompok yang berpeluang menerima bantuan pemerintah. Pemerintah menggunakan sistem desil berbasis Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk menilai tingkat kesejahteraan dan menentukan kelayakan penerima bansos. Pengecekan kini dapat dilakukan secara online melalui aplikasi maupun situs resmi.

Desil bansos merupakan sistem pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkat kesejahteraan ekonomi. Dalam sistem ini, masyarakat dibagi ke dalam 10 kelompok, dari yang paling miskin hingga yang dianggap mampu. Data desil bersumber dari DTSEN yang dikelola Kementerian Sosial dan diperbarui secara berkala, umumnya setiap tiga bulan.

Cara cek desil bansos dengan NIK KTP

Masyarakat tidak perlu datang ke kantor kelurahan untuk mengetahui status desil. Cukup menyiapkan NIK KTP dan mengakses layanan resmi secara daring.

1) Cek lewat aplikasi Cek Bansos

Berikut langkah-langkahnya:

1. Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store.

2. Setelah terinstal, buka aplikasi dan pilih menu “Cek Bansos”.

3. Masukkan NIK KTP.

4. Sistem akan menampilkan informasi desil dan status penerima bansos.

2) Cek lewat website resmi Kemensos

Selain aplikasi, pengecekan juga bisa dilakukan melalui situs resmi. Langkah-langkahnya:

1. Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id.

2. Masukkan Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, dan Desa/Kelurahan.

3. Masukkan nama lengkap sesuai KTP.

4. Ketik kode captcha yang muncul.

5. Klik tombol “Cari Data”.

Jika data ditemukan, sistem akan menampilkan nama lengkap, kelompok desil, status penerima bansos, serta periode penyaluran bantuan.

Pembagian kelompok desil bansos

Pembagian desil menjadi dasar pemerintah dalam menentukan penerima bansos. Rinciannya sebagai berikut:

Desil 1: 10% masyarakat paling miskin (miskin ekstrem).

Desil 2: Kelompok masyarakat miskin.

Desil 3: Hampir miskin.

Desil 4: Rentan miskin.

Desil 5: Kondisi ekonomi pas-pasan menuju kelas menengah.

Desil 6–10: Kelompok menengah hingga atas (dianggap mampu).

Semakin kecil angka desil, semakin besar peluang seseorang menerima bantuan sosial.

Pengaruh desil terhadap penerima bansos

Desil menjadi acuan dalam penentuan penerima bantuan sosial sesuai kebijakan pemerintah. Kriteria berdasarkan desil yang disebutkan adalah:

Desil 1–4: Berhak menerima PKH (Program Keluarga Harapan).

Desil 1–5: Berhak menerima BPNT (Program Sembako).

Desil 1–5: Berhak menerima PBI-JKN.

Desil 1–5: Berpeluang menerima ATENSI (sesuai hasil asesmen).

Sementara itu, masyarakat di atas desil 5 umumnya tidak menjadi prioritas penerima bansos.

Alasan tidak terdaftar sebagai penerima bansos

Meski berada pada desil tertentu, seseorang bisa saja tidak menerima bansos karena beberapa faktor, antara lain data identitas tidak ditemukan, data belum valid atau belum terverifikasi, penerima sudah meninggal dunia, atau berstatus ASN, TNI, Polri, pejabat negara, maupun pegawai BUMN/BUMD. Faktor lain yang disebutkan adalah memiliki anggota keluarga dengan status pekerjaan tersebut.

Cara mengusulkan perubahan data desil

Jika hasil pengecekan tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya, masyarakat dapat mengajukan pembaruan data melalui desa/kelurahan atau dinas sosial setempat, serta melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos. Partisipasi masyarakat dinilai penting agar data semakin akurat dan penyaluran bansos lebih tepat sasaran.

Dengan akses daring, pengecekan desil bansos menggunakan NIK KTP dapat dilakukan lebih mudah. Karena data DTSEN diperbarui secara berkala, masyarakat dapat melakukan pengecekan rutin untuk memantau informasi terbaru.