BERITA TERKINI
Orbis Elite Luncurkan CoreX Messenger, Aplikasi Pesan Instan dengan Enkripsi Ujung-ke-Ujung

Orbis Elite Luncurkan CoreX Messenger, Aplikasi Pesan Instan dengan Enkripsi Ujung-ke-Ujung

Orbis Elite, perusahaan teknologi multinasional asal Indonesia, resmi meluncurkan CoreX Messenger, aplikasi perpesanan instan yang ditujukan untuk menghadirkan komunikasi cepat, aman, dan terintegrasi bagi pengguna di Asia Tenggara serta pasar global. Aplikasi ini pertama kali dirilis untuk Android pada 13 Juni 2025.

CoreX Messenger dibangun dengan arsitektur server Erlang/Elixir dan sistem real-time yang diklaim dapat diskalakan secara internasional. Untuk keamanan, aplikasi ini mengimplementasikan enkripsi ujung-ke-ujung berbasis Signal Protocol guna melindungi data pengguna.

Dalam fase soft-launch hingga 2 Desember 2025, CoreX Messenger tercatat meraih lebih dari 842 unduhan awal. Orbis Elite menyebut respons pengguna datang dari sejumlah negara, termasuk Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Singapura.

CoreX Messenger diposisikan sebagai fondasi komunikasi masa depan dalam ekosistem digital Orbis Elite. Sejumlah fitur yang ditawarkan meliputi pesan teks real-time, pesan suara, pengiriman foto, video, GIF, dokumen, grup hingga 1.024 anggota, serta channel siaran publik bernama CoreCast. Aplikasi ini juga menyediakan panggilan suara dan video hingga delapan peserta, dukungan multi-device dan multi-session login, serta fitur status untuk foto, video, musik, dan teks.

Orbis Elite menyatakan seluruh media yang dikirim melalui CoreX Messenger diproses menggunakan enkripsi berlapis sebelum diunggah, dengan tujuan menjaga keamanan pesan dan file pribadi pengguna.

Dari sisi keamanan, CoreX Messenger mengadopsi fitur-fitur yang terkait dengan Signal Protocol, termasuk enkripsi ujung-ke-ujung (E2EE), Double Ratchet Algorithm, Curve25519, AES-256, HMAC-SHA256, verifikasi kunci keamanan, serta opsi backup terenkripsi menggunakan kata sandi atau kunci 64 digit. Perlindungan tersebut diterapkan pada komunikasi teks maupun panggilan suara dan video.

Untuk mendukung operasional skala besar, CoreX Messenger dibangun di atas Erlang/Elixir, menggunakan protokol XMPP yang dimodifikasi, serta memanfaatkan WebRTC untuk layanan panggilan suara dan video. Infrastruktur yang digunakan disebut mengandalkan sistem multi-node dengan autoscaling, serta mekanisme pengelolaan pesan store and forward untuk menjaga kelancaran komunikasi dalam berbagai kondisi jaringan.

Founder, Chairman & CEO Orbis Elite, Yudhi Isman, mengatakan CoreX Messenger dikembangkan dengan fokus pada keamanan, kecepatan, dan keandalan. “CoreX Messenger dibangun dengan keyakinan bahwa komunikasi digital harus aman, cepat, dan dapat diandalkan. Ini adalah langkah pertama dalam misi kami untuk membangun ekosistem komunikasi modern yang menyatukan teknologi, privasi, dan pengalaman pengguna dalam satu sistem terpadu,” ujarnya.

CoreX Messenger tersedia untuk Android, iOS, iPadOS, Windows, dan macOS. Pengguna dapat mendaftar menggunakan nomor ponsel serta menghubungkan beberapa perangkat melalui sistem multi-session login.

Dalam fase pengembangan awal, Orbis Elite menyebut telah menginvestasikan US$ 89.000 untuk CoreX Messenger. Anggaran tersebut mencakup infrastruktur server, teknologi VoIP dan WebRTC, riset keamanan data dan enkripsi, pengembangan backend dan frontend, serta desain UI/UX generasi pertama. Ke depan, pengembangan lanjutan disebut akan mencakup fitur pembayaran Core Pass, ekspansi global, dan integrasi penuh dengan platform sosial CoreX.