BERITA TERKINI
OpenAI Tutup Aplikasi Video AI Sora Enam Bulan Setelah Meluncur

OpenAI Tutup Aplikasi Video AI Sora Enam Bulan Setelah Meluncur

OpenAI menutup aplikasi video berbasis kecerdasan buatan (AI), Sora, hanya enam bulan setelah diluncurkan dan sempat viral di kalangan pengguna. Keputusan tersebut diumumkan perusahaan pada Selasa waktu setempat.

Dalam pernyataannya, OpenAI menyampaikan apresiasi kepada komunitas pengguna yang telah berkarya dan membangun ekosistem di sekitar aplikasi tersebut. Perusahaan juga mengakui kabar penutupan ini berpotensi mengecewakan bagi para pengguna.

Penutupan ini terjadi meski Sora sempat mencatatkan pencapaian awal yang kuat. Aplikasi tersebut dilaporkan menembus 1 juta unduhan dalam waktu kurang dari lima hari sejak peluncuran pada akhir September dan sempat memuncaki App Store Apple.

Di balik popularitas itu, OpenAI disebut tengah menekan biaya operasional seiring upaya mendukung valuasi US$730 miliar dan membuka jalan menuju penawaran umum perdana (IPO). Langkah ini juga mencerminkan perubahan strategi perusahaan yang mulai mengerem sejumlah proyek ambisius.

OpenAI kini memilih fokus sebagai pembeli kapasitas cloud dalam skala besar, alih-alih membangun pusat data raksasa sendiri. Sejalan dengan penyesuaian tersebut, perusahaan juga menghentikan pengembangan fitur belanja Instant Checkout serta menggabungkan sejumlah produknya—browser, ChatGPT, dan Codex—ke dalam satu aplikasi super desktop.

Dari sisi kemitraan, rencana investasi US$1 miliar dari Disney yang sebelumnya diumumkan pada Desember juga dilaporkan batal terealisasi. Disney menyatakan menghormati keputusan OpenAI untuk keluar dari bisnis pembuatan video dan mengalihkan prioritasnya ke area lain.

Ke depan, OpenAI akan mengalihkan fokus pada penggunaan AI dengan produktivitas tinggi, terutama di segmen enterprise. CEO aplikasi OpenAI, Fidji Simo, menyatakan perusahaan menempatkan fokus dan eksekusi sebagai prioritas utama saat ini.