Industri game online di Indonesia terus bertumbuh. Laporan Agate Whitepaper 2025 mencatat jumlah gamer di Indonesia telah melampaui 192 juta orang, atau sekitar 43% dari total gamer di Asia Tenggara.
Di tengah tren tersebut, kualitas koneksi internet menjadi faktor penting bagi pengalaman bermain game online. Selain kecepatan, gamer umumnya membutuhkan jaringan dengan latency (ping) rendah, stabil, dan responsif secara real-time agar permainan berjalan mulus tanpa lag.
Karena itu, penentuan ISP terbaik untuk gaming tidak hanya ditentukan oleh kecepatan internet, tetapi juga dipengaruhi oleh latency, jitter, serta stabilitas jaringan 4G/5G yang digunakan.
Faktor teknis yang perlu diperhatikan gamer
Setidaknya ada tiga aspek yang kerap dijadikan acuan saat memilih provider untuk kebutuhan gaming.
Pertama, latency (ping), yaitu waktu yang dibutuhkan data untuk bergerak dari perangkat pengguna ke server game dan kembali lagi. Latency diukur dalam milidetik (ms). Semakin kecil nilainya, semakin cepat respons di dalam game. Latency di bawah 50 ms disebut ideal, sementara 50–100 ms masih relatif nyaman untuk dimainkan. Di sisi lain, ping di bawah 100 ms disebut dapat berpotensi menimbulkan lag.
Kedua, jitter, yakni ukuran kestabilan latency dari waktu ke waktu. Jika jitter tinggi, ping dapat naik-turun secara tidak konsisten. Kondisi ini bisa membuat pergerakan karakter terasa tidak stabil, seperti “teleport”, terutama saat momen permainan yang intens.
Ketiga, infrastruktur jaringan 4G/5G. Dengan banyaknya gamer yang menggunakan jaringan seluler, kualitas 4G LTE dan 5G berpengaruh besar terhadap performa koneksi. ISP dengan infrastruktur BTS yang lebih padat, cakupan lebih luas, dan kapasitas jaringan lebih besar umumnya lebih mampu menjaga respons real-time saat bermain.
Daftar 5 ISP terbaik untuk gaming versi Ookla
Berdasarkan Speedtest Awards dari Ookla untuk periode pengujian Q3–Q4 2025, Telkomsel menempati posisi teratas ISP terbaik untuk gaming di Indonesia dengan Game Score 78,81. Penilaian Ookla menggunakan Game Score yang disusun dari metrik Game Jitter dan Game Latency. Semakin tinggi Game Score, serta semakin rendah latency dan jitter, semakin baik pengalaman gaming yang dihasilkan.
Telkomsel mencatat jitter 9,53 ms dan latency 91,81 ms. Data ini menunjukkan performa jaringan yang dinilai paling konsisten untuk online gaming pada periode tersebut.
Di posisi kedua, IM3 Ooredoo meraih Game Score 78,61 dengan jitter 9,35 ms dan latency 88,44 ms. Performa IM3 Ooredoo tercatat hampir setara dengan Telkomsel, bahkan memiliki latency terendah di antara lima provider dalam daftar.
Posisi ketiga ditempati 3 dengan Game Score 78,16, jitter 9,61 ms, dan latency 88,88 ms. Angka tersebut menunjukkan performa gaming yang kompetitif.
Selanjutnya, XL mencatat Game Score 77,16 dengan jitter 9,34 ms dan latency 98,55 ms. Meski jitter XL tergolong rendah, latency-nya lebih tinggi dibanding provider lain dalam daftar, yang dapat memengaruhi pengalaman bermain.
Di urutan kelima, Smartfren memperoleh Game Score 75,76 dengan jitter 11,14 ms dan latency 98,77 ms. Nilai jitter dan latency yang lebih tinggi ini berpotensi membuat koneksi kurang stabil saat bermain game online.
Perbedaan tipis, kualitas lokasi tetap menentukan
Hasil Speedtest Awards Q3–Q4 2025 menempatkan Telkomsel sebagai ISP terbaik untuk gaming di Indonesia berdasarkan Game Score tertinggi. Namun, secara umum selisih performa antar provider dalam daftar tidak terlalu jauh.
Dengan kondisi tersebut, pilihan ISP tetap bergantung pada faktor di lapangan, seperti kualitas sinyal di lokasi pengguna, kepadatan jaringan di area tersebut, serta dukungan jaringan 4G atau 5G yang tersedia.