Jakarta—NVIDIA dalam ajang CES 2026 menyatakan perangkat konsumen kini semakin mulus menjalankan pembuatan konten berbasis kecerdasan buatan (AI) hingga kualitas 4K. Perusahaan menekankan bahwa proses tersebut dapat dilakukan lebih cepat dan efisien secara lokal di perangkat, tanpa bergantung pada layanan cloud.
Menurut NVIDIA, integrasi model audio-video LTX-2 dari Lightricks serta optimalisasi ComfyUI membuat proses generasi video dapat berjalan hingga tiga kali lebih cepat dengan penggunaan VRAM yang lebih hemat. Dukungan format NVFP4 dan FP8 disebut membantu menjaga kualitas sinematik, termasuk saat dijalankan pada perangkat kelas menengah.
NVIDIA juga memperkenalkan pipeline kreatif baru untuk memudahkan pembuat konten. Rangkaian ini mencakup generator objek 3D untuk membuat aset visual, image generator berbasis 3D yang menghasilkan keyframe fotorealistik di Blender, serta video generator yang menganimasikan keyframe dan melakukan upscaling ke resolusi 4K melalui RTX Video Super Resolution.
Fitur weight streaming turut diperkenalkan agar model berukuran besar dapat berjalan pada GPU kelas menengah dengan memanfaatkan RAM sistem. Dengan pendekatan ini, NVIDIA menilai lebih banyak kreator dapat mengakses kemampuan generasi konten AI di perangkat mereka.
Di sisi pencarian informasi, NVIDIA menghadirkan Hyperlink by Nexa.ai, agen pencarian lokal berbasis RTX yang dapat mengindeks dokumen, gambar, hingga konten video. Fitur pencarian bahasa alami dan kutipan inline memungkinkan pengguna menemukan informasi secara cepat, dengan proses yang diklaim tetap berlangsung di perangkat, bukan di cloud.
Untuk performa model bahasa, NVIDIA menyebut optimisasi pada llama.cpp dan Ollama membuat inferensi Small Language Models berjalan 35% lebih cepat di GPU RTX. Peningkatan ini disebut mendukung model campuran seperti Nemotron 3 dan memperkuat ekosistem AI lokal. NVIDIA juga memperkenalkan DGX Spark, superkomputer AI desktop yang diklaim memiliki performa 2,6 kali lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya.
Bagi kreator konten dan streamer, NVIDIA Broadcast 2.1 kini membawa efek Virtual Key Light yang lebih canggih dan tersedia mulai dari GPU RTX 3060 ke atas. Fitur ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas pencahayaan virtual dalam siaran langsung maupun konferensi video.
Melalui rangkaian pembaruan tersebut, NVIDIA menegaskan arah pengembangan PC berbasis RTX sebagai pusat komputasi AI lokal—mulai dari generasi video 4K, pencarian dokumen cerdas, hingga percepatan model bahasa—yang dapat dijalankan langsung di perangkat pengguna.