BERITA TERKINI
Meta Luncurkan Vibes, Feed Video Pendek yang Sepenuhnya Dibuat AI

Meta Luncurkan Vibes, Feed Video Pendek yang Sepenuhnya Dibuat AI

Meta memperkenalkan fitur baru bernama Vibes, sebuah feed berisi video pendek yang seluruhnya dibuat oleh kecerdasan buatan (AI). Fitur ini dapat diakses melalui aplikasi Meta AI maupun situs meta.ai.

CEO Meta Mark Zuckerberg mengumumkan peluncuran Vibes lewat unggahan di Instagram, sekaligus menampilkan contoh video hasil kreasi AI. Secara konsep, Vibes sekilas menyerupai TikTok atau Instagram Reels, namun konten yang ditampilkan bukan berasal dari rekaman kamera melainkan dibuat langsung oleh AI.

Menurut laporan TechCrunch pada Rabu (1/10/2025), pengguna dapat menonton video AI buatan pengguna lain melalui feed Vibes. Seiring waktu, algoritma Meta disebut akan mempelajari preferensi pengguna untuk menampilkan konten AI yang disesuaikan dengan minat masing-masing. Peluncuran ini juga menjadi bagian dari investasi Meta dalam pengembangan teknologi AI untuk hiburan dan kreativitas digital.

Dalam Vibes, pengguna memiliki dua cara utama untuk membuat konten. Pertama, membuat video dari awal dengan mengetik perintah atau prompt. Kedua, melakukan remix, yakni memodifikasi video AI yang sudah tersedia di feed.

Sebelum dipublikasikan, pengguna masih dapat menambahkan sentuhan pribadi, seperti memasukkan elemen visual baru, menambahkan musik, atau mengubah gaya video. Setelah selesai, konten bisa diunggah ke feed Vibes, dikirim melalui pesan pribadi (DM), atau dibagikan ke Instagram dan Facebook melalui Stories maupun Reels.

Untuk versi awal, Meta menggandeng Midjourney dan Black Forest Labs, dua platform pembuat gambar berbasis AI, untuk memperkuat pengalaman kreatif di Vibes.

Meski dipromosikan secara besar-besaran, peluncuran Vibes memicu respons negatif dari sebagian pengguna. Kolom komentar pada unggahan pengumuman Zuckerberg dipenuhi kritik, termasuk komentar seperti “gang nobody wants this” dan “Bro’s posting ai slop on his own app”. Ada pula yang menulis, “Saya rasa saya mewakili semua orang ketika bilang: Apa….?”

Reaksi tersebut menunjukkan sebagian pengguna menolak gagasan feed video pendek yang berisi konten buatan AI. Mereka menilai Vibes sebagai versi lain dari TikTok atau Reels, tetapi tanpa konten rekaman asli.

Peluncuran Vibes juga muncul di tengah sorotan terhadap fenomena “AI slop”, istilah yang merujuk pada konten buatan AI yang dinilai asal-asalan dan membanjiri media sosial. Sejumlah platform, termasuk YouTube, disebut tengah mencari cara untuk menindak masalah tersebut.

Langkah Meta dinilai kontras dengan pernyataan mereka sebelumnya. Pada awal tahun, Meta sempat menegaskan akan menindak konten “tidak orisinal” di Facebook serta mendorong kreator membuat konten yang lebih otentik dan memiliki nilai cerita, bukan sekadar video pendek yang cepat dilupakan.

Di sisi lain, peluncuran Vibes terjadi saat Meta berupaya memperkuat divisi AI mereka. Terdapat kekhawatiran Meta mulai tertinggal dari pesaing seperti OpenAI dan Google, yang membuat perusahaan terlihat semakin agresif mendorong fitur berbasis AI.