BERITA TERKINI
Menteri PPPA: Adiksi Gadget Jadi Salah Satu Pemicu Gejala Masalah Mental pada Anak

Menteri PPPA: Adiksi Gadget Jadi Salah Satu Pemicu Gejala Masalah Mental pada Anak

JAKARTA – Ketergantungan terhadap gadget disebut dapat memicu gangguan kesehatan mental pada anak. Isu ini kembali menjadi perhatian seiring menguatnya usulan pemerintah untuk membatasi akses media sosial bagi anak Indonesia berusia di bawah 16 tahun.

Pembatasan tersebut disebut bertujuan melindungi anak dari konten buruk serta berbagai dampak negatif media sosial. Salah satu dampak yang dinilai mengkhawatirkan adalah risiko gangguan mental yang berkaitan dengan adiksi gadget.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri Fauzi mengatakan banyak anak Indonesia menunjukkan gejala masalah mental, dan adiksi gadget disebut menjadi salah satu penyebabnya.

“Banyak sekali anak Indonesia yang mengalami gejala masalah mental, dan salah satu penyebabnya adalah adiksi terhadap gadget,” kata Arifatul dalam forum perempuan bertema ‘Rights. Justice. Action. Dari Hak Menuju Aksi untuk Semua Perempuan dan Anak Perempuan’ yang diinisiasi Farid Nila Moeloek Society (FNM Society) berkolaborasi dengan PT Takeda Innovative Medicines, di Jakarta Selatan, Selasa (10/3/2026).

Dengan pertimbangan risiko tersebut, Arifatul menyambut baik rencana pembatasan akses media sosial untuk anak di bawah 16 tahun dan menyatakan dukungan agar aturan itu segera diterapkan.

Berdasarkan informasi yang diterima iNews.id, kebijakan pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah 16 tahun disebut akan mulai berlaku pada 28 Maret 2026. Implementasinya direncanakan dilakukan secara bertahap, dimulai pada sejumlah platform seperti YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Threads, X, Bigo Live, dan Roblox.