Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyampaikan keprihatinan atas meningkatnya gangguan kesehatan mata pada anak yang dikaitkan dengan kebiasaan terlalu lama menatap layar gawai. Pernyataan itu disampaikan saat peluncuran program Cek Kesehatan Gratis (CKG) Sekolah di SMP Katolik Penaburan, Gading Serpong, Tangerang, Senin (4/8/2025).
Meutya mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan dalam program tersebut, gangguan pada kesehatan mata menjadi salah satu temuan yang paling banyak muncul. Ia menilai kondisi ini berkaitan erat dengan durasi penggunaan layar yang berlebihan.
Menurut Meutya, temuan itu perlu menjadi sinyal peringatan bagi orang tua untuk lebih aktif mengawasi penggunaan perangkat digital oleh anak-anak, terutama di rumah. Ia menekankan bahwa meski penggunaan gawai sulit dihindari, pengaturan waktu penggunaan tetap diperlukan agar tidak berdampak pada kesehatan, khususnya kesehatan mata anak.
Program CKG Sekolah disebut merupakan bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) pemerintahan Presiden Prabowo. Program ini menargetkan 53 juta pelajar di seluruh Indonesia memperoleh akses pemeriksaan kesehatan gratis.
Meutya menyatakan program tersebut juga mendukung visi mencetak Generasi Emas 2045. Ia menegaskan pentingnya pemerataan layanan agar seluruh siswa, dari Sabang sampai Merauke, dapat terlayani tanpa ada yang tertinggal.