Menjelang mudik Lebaran 2026, kepadatan kendaraan diperkirakan kembali terjadi di sejumlah ruas tol, termasuk koridor Trans Jawa hingga Sumatera. Di tengah kebutuhan informasi perjalanan yang cepat dan akurat, aplikasi Travoy menjadi salah satu opsi yang kerap digunakan pemudik untuk memantau kondisi jalan tol dan kebutuhan berkendara lainnya.
Travoy merupakan aplikasi besutan Jasa Marga yang dirancang untuk membantu pengguna jalan tol. Salah satu fitur utamanya adalah pemantauan sekitar 2.000 titik CCTV di ruas tol secara real-time, sehingga pengguna dapat melihat kondisi lalu lintas terkini langsung dari ponsel.
Selain memantau lalu lintas, Travoy menyediakan fitur perhitungan estimasi tarif tol. Pengguna cukup memasukkan gerbang asal dan tujuan, lalu aplikasi akan menampilkan perkiraan biaya perjalanan tol. Fitur ini ditujukan untuk membantu perencanaan perjalanan, termasuk kesiapan saldo uang elektronik.
Travoy juga memudahkan pencarian rest area terdekat. Aplikasi ini menampilkan lokasi rest area dan informasi terkait fasilitas yang tersedia, sehingga pengguna dapat merencanakan waktu berhenti untuk beristirahat atau memenuhi kebutuhan lain selama perjalanan.
Dalam perkembangannya, Travoy disebut berevolusi menjadi super app Jasa Marga. Di dalamnya terdapat fitur pembayaran digital serta layanan derek online yang dapat diakses melalui aplikasi, termasuk untuk situasi darurat di perjalanan.
Dengan rangkaian fitur tersebut, Travoy diposisikan sebagai aplikasi yang berfokus pada kebutuhan pengguna jalan tol, mulai dari pemantauan kondisi lalu lintas, perencanaan biaya, pencarian rest area, hingga akses layanan darurat.