Nama aplikasi WHOOP menjadi perbincangan setelah Deddy Corbuzier menyebut menggunakannya untuk memantau kondisi kesehatan sahabatnya, Vidi Aldiano. Pernyataan itu disampaikan Deddy melalui unggahan di akun Instagram miliknya.
Dalam unggahan tersebut, Deddy mengungkapkan kesedihannya dan meminta izin untuk menghapus aplikasi yang selama ini ia gunakan. Ia menuliskan bahwa WHOOP dipakai khusus untuk memantau Vidi setiap hari, namun kini data kesehatan Vidi tidak lagi muncul di aplikasi.
Deddy juga menyebut, setelah Vidi meninggal dunia pada Sabtu (9/3/2026), tidak ada lagi data yang bisa dipantau melalui WHOOP. Karena itu, ia menilai aplikasi tersebut tidak lagi berguna untuk ia gunakan.
WHOOP sendiri dikenal sebagai aplikasi kesehatan dan kebugaran berbasis data yang dapat memantau kondisi tubuh pengguna selama 24 jam. Aplikasi ini terhubung dengan perangkat wearable berbentuk gelang tanpa layar.
Berbeda dengan smartwatch pada umumnya, gelang WHOOP memang tidak dilengkapi layar agar pengguna tidak terganggu notifikasi. Dengan demikian, fokus pengguna diarahkan pada pemulihan tubuh dan performa fisik.
Data yang dikumpulkan oleh gelang kemudian dianalisis melalui aplikasi di ponsel. Pengguna dapat melihat berbagai metrik kesehatan yang diperbarui secara real-time.
Merujuk pada laman resminya, WHOOP mengolah data fisiologis pengguna dan membaginya ke dalam tiga kategori utama, yakni Recovery, Strain, dan Sleep.
Dalam kategori Recovery (pemulihan), WHOOP menampilkan tingkat kesiapan tubuh untuk menjalani aktivitas harian. Analisisnya didasarkan pada kualitas tidur serta variabilitas detak jantung atau Heart Rate Variability (HRV). Skor recovery yang tinggi diartikan sebagai kondisi tubuh yang lebih siap untuk beraktivitas lebih intens.