Dalam sebuah webinar All About Circuits, Sameer Sharma selaku AVP IoT di MediaTek memaparkan bagaimana AI edge—pemrosesan AI langsung di perangkat—mulai mengubah lanskap Internet of Things (IoT). Ia menilai, bagi OEM dan pengembang, momentum ini membuka peluang untuk membangun perangkat yang lebih kuat, efisien, dan mudah ditingkatkan skalanya. MediaTek menempatkan tujuan tersebut pada platform Genio yang dirancang untuk kebutuhan IoT modern.
Menurut pemaparan tersebut, perangkat IoT memang hadir dalam beragam bentuk, mulai dari peralatan rumah pintar hingga sistem industri. Namun, ada kebutuhan yang dinilai sama: fondasi teknologi yang konsisten dan dapat diskalakan. Keluarga MediaTek Genio ditujukan untuk memenuhi kebutuhan itu melalui kompatibilitas antar desain pada sejumlah variannya.
MediaTek menyebut Genio 520 dan Genio 720 memiliki kompatibilitas desain, sehingga OEM dapat menyesuaikan tingkat performa dengan mengganti chip tanpa perlu mengubah desain perangkat keras secara menyeluruh. Pendekatan serupa juga berlaku untuk Genio 510 dan Genio 700. Skema ini diklaim dapat mempercepat pengembangan, menekan biaya, serta memudahkan OEM membangun lini produk bertingkat seperti “baik/lebih baik/terbaik” untuk menjangkau segmen pasar yang berbeda.
Skalabilitas yang ditawarkan tidak hanya menyasar performa komputasi. Platform Genio juga dibekali NPU untuk AI on-device, dukungan multimedia, serta konektivitas yang fleksibel seperti Wi-Fi, Bluetooth, dan opsi modem seluler. Kombinasi tersebut ditujukan agar platform dapat dipakai pada berbagai aplikasi IoT, termasuk perangkat point-of-sale hingga area baru seperti stasiun pengisian kendaraan listrik.
Keahlian MediaTek di bidang multimedia yang dibangun dari pengalaman di smartphone, smart home, dan smart TV turut dibawa ke ranah IoT. Dalam satu chip hemat daya, Genio disebut mendukung tampilan beresolusi tinggi, pemrosesan video 4K, serta audio yang kaya. Untuk kebutuhan implementasi jangka panjang, platform ini juga menawarkan masa pakai produk lebih dari 10 tahun, fleksibilitas sistem operasi (Android, Linux, Ubuntu), serta dukungan OS dan keamanan dalam jangka panjang.
Di sisi AI, MediaTek menekankan bahwa Genio dirancang sejak awal dengan AI sebagai bagian inti, bukan sekadar tambahan belakangan. SoC terbaru pada keluarga ini dilengkapi NPU generasi ke-8 MediaTek dengan kemampuan hingga 10 TOPS, yang ditujukan untuk beban kerja visi komputer dan aplikasi generative AI yang berkembang.
MediaTek menyoroti kebutuhan pelanggan yang ingin menjalankan model bahasa kecil (small language model/SLM) langsung di perangkat untuk interaksi yang lebih natural, personalisasi, serta pengambilan keputusan berbasis konteks tanpa ketergantungan pada cloud. Untuk mendukung skenario tersebut, Genio menawarkan memori LPDDR5 ber-bandwidth tinggi, dukungan kapasitas memori hingga 16GB untuk inferensi generative AI yang lebih kuat, serta CPU octa-core yang menyeimbangkan performa dan efisiensi dengan pembagian beban kerja ke inti pemrosesan yang sesuai.
Selain perangkat keras, MediaTek juga menempatkan perhatian pada sisi perangkat lunak dan ekosistem pengembang. Genio Developer Portal disediakan dengan SDK, dokumentasi, evaluation kits, serta komunitas untuk mendukung pengembang dalam berbagai tahap pengembangan produk.
Kemitraan dengan NVIDIA turut disorot karena memungkinkan alur kerja yang menghubungkan pelatihan dan penerapan model. Dengan NVIDIA TAO Toolkit, pengembang dapat melakukan fine-tuning model pretrained di GPU NVIDIA dan kemudian melakukan deployment ke NPU MediaTek Genio. Integrasi ini ditujukan untuk mempercepat proses dari prototipe ke produk jadi.
Dalam paparan tersebut, AI di edge disebut telah mendorong perubahan pada IoT, sementara generative AI mempercepatnya. Untuk menangkap peluang itu, OEM dinilai membutuhkan platform yang menggabungkan desain yang mudah diskalakan, performa AI, konektivitas, serta dukungan siklus hidup yang panjang.
Ke depan, MediaTek memperkirakan adopsi IoT akan semakin dipengaruhi oleh personalisasi berbasis AI, integrasi konektivitas generasi berikutnya, serta fokus berkelanjutan pada efisiensi energi dan keberlanjutan. Genio diposisikan untuk menjawab prioritas tersebut dengan tujuan membantu OEM membangun perangkat yang lebih tahan lama, lebih cerdas, dan lebih mandiri dari cloud.