BERITA TERKINI
Mastercard Sepakati Akuisisi BVNK Senilai US$1,8 Miliar untuk Perluas Pembayaran Aset Digital

Mastercard Sepakati Akuisisi BVNK Senilai US$1,8 Miliar untuk Perluas Pembayaran Aset Digital

Mastercard menandatangani perjanjian definitif untuk mengakuisisi BVNK, penyedia infrastruktur stablecoin berbasis di Inggris, sebagai bagian dari upaya memperluas layanan pembayaran aset digital. Nilai kesepakatan ini mencapai US$1,8 miliar, termasuk US$300 juta dalam bentuk pembayaran bersyarat, menurut pernyataan Mastercard pada Selasa.

Mastercard menyatakan akuisisi tersebut akan memperkuat posisinya dalam pembayaran global dan layanan transfer nilai lintas batas. Dengan memanfaatkan infrastruktur stablecoin BVNK, perusahaan menargetkan dukungan yang lebih luas terhadap aset digital serta kemampuan pergerakan nilai dari ujung ke ujung di berbagai mata uang, jalur pembayaran, dan wilayah.

Langkah ini berlangsung di tengah berkembangnya kerangka regulasi aset digital di sejumlah yurisdiksi. Disebutkan adanya Undang-Undang GENIUS di Amerika Serikat serta kerangka Markets in Crypto-Assets (MiCA) di Uni Eropa. Di Inggris, Otoritas Perilaku Keuangan (FCA) juga dilaporkan tengah menyiapkan kerangka regulasi komprehensif untuk mengawasi stablecoin yang didukung fiat, dengan aturan yang diharapkan mulai berlaku pada akhir 2026.

Mastercard menilai kebutuhan untuk membangun jalur lintas mata uang dan aset digital kian meningkat, seiring bertambahnya lembaga keuangan dan perusahaan fintech yang ingin menawarkan opsi pembayaran berbasis stablecoin dan setoran yang ditokenisasi. Perusahaan juga melihat peluang dari kondisi proses transfer nilai yang masih terfragmentasi, khususnya untuk stablecoin dan setoran yang ditokenisasi.

Dalam siaran persnya, Mastercard menekankan pentingnya menghubungkan jalur aset digital secara mulus dengan jalur fiat yang sudah ada, sekaligus menerapkan standar keamanan, keandalan, dan kepatuhan yang menjadi fondasi sistem pembayaran.

Melalui integrasi infrastruktur BVNK, Mastercard menargetkan interoperabilitas yang lebih mulus antara mata uang fiat dan stablecoin di jaringan globalnya. Platform yang diperluas ini disebut akan membuka akses bagi lembaga keuangan dan pelanggan lain terhadap berbagai penggunaan, termasuk remitansi lintas batas, pembayaran, transaksi peer-to-peer (P2P), serta bisnis-ke-bisnis (B2B), dalam lingkungan yang aman, andal, dan patuh.

Chief Product Officer Mastercard, Jorn Lambert, menyebut akuisisi BVNK sebagai tonggak penting untuk mendukung pelanggan dengan penawaran yang “terbaik di kelasnya, sangat patuh, dan interoperable” guna membawa manfaat uang yang ditokenisasi ke penggunaan nyata.

BVNK menyediakan infrastruktur pembayaran stablecoin untuk perusahaan global dan fintech. Infrastruktur tersebut memungkinkan bisnis mengintegrasikan stablecoin seperti USDT dari Tether dan USDC dari Circle. BVNK beroperasi di lebih dari 130 negara dan memproses lebih dari US$30 miliar pembayaran stablecoin per tahun.

Mastercard menyatakan transaksi ini ditargetkan rampung sebelum akhir 2026, bergantung pada tinjauan regulasi dan pemenuhan kondisi penutupan yang lazim. Mastercard juga menyebut telah memanfaatkan infrastruktur BVNK melalui Program Mitra Kripto Mastercard.