Bogor—Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar edukasi dan pemaparan bertema “Pengaruh Gadget Pada Usia Dini” di TPA Baitul Manshurin, Cibinong, Kamis, 29 Mei 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan pengabdian masyarakat dan disambut hangat oleh para peserta yang mengikuti acara dengan antusias.
Ketua Pengabdian Masyarakat, Andika Adisaputra Haryadi, menjelaskan tema tersebut diangkat karena kemajuan teknologi yang pesat tidak selalu berdampak positif bagi anak-anak apabila tidak disertai pengawasan. Ia mengatakan kegiatan ini bertujuan mendorong anak-anak agar dapat menggunakan gadget secara baik dan bijak, sekaligus memberikan cara pencegahan apabila anak mulai mengalami kecanduan.
“Kami ingin anak-anak dapat menggunakan gadget dengan baik dan bijak di zaman yang modern ini, serta ingin memberikan cara mencegah jika anak-anak kecanduan gadget. Karena sudah banyak sekali kasus-kasus anak usia dini yang menyalahgunakan dan tidak dalam pengawasan orang tua saat bermain gadget, maka kami berharap edukasi dan pemaparan yang kami sampaikan dapat diterima dan bermanfaat untuk anak-anak TPA Baitul Manshuri,” ujar Andika.
Dalam kegiatan tersebut, Andika didampingi anggota kelompok, yakni Jane Salsabila Casimira, Jonathan Setiyadi Supangat, Hana Salsabila, Dimas Permana Putra, Khairunnisa Zabrina Salsabila, Naufal Musyaffa, dan Amanda Devina Dewi Nurkhasanah.
Naufal Musyaffa yang bertindak sebagai tutor menyampaikan bahwa penggunaan gadget pada usia dini kini sudah menjadi hal yang umum, termasuk ketika orang tua sengaja memberikan gadget kepada anak. Menurutnya, gadget dapat membawa dampak positif maupun negatif, tergantung pada cara pemanfaatannya.
Naufal mencontohkan dampak positif gadget, seperti untuk mencari informasi, menonton hal-hal yang menginspirasi, serta menjadi pengingat waktu salat. Namun, ia menekankan gadget sebaiknya digunakan untuk hal-hal bermanfaat dan anak usia dini dianjurkan tidak diberikan gadget terlebih dahulu. Ia juga menyebutkan alternatif kegiatan yang dapat dilakukan anak, seperti belajar, mengaji, membaca buku, dan menggambar.
“Jika anak-anak bermain gadget, sebaiknya ada pengawasan dari orang tua dan diberikan batasan untuk main gadget di waktu tertentu saja. Gadget juga membuat anak-anak lupa waktu dan itu sangat berbahaya untuk kesehatan mereka kedepannya,” ujar Naufal saat sesi pemaparan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta TPA Baitul Manshurin terlihat aktif bertanya terkait pengaruh gadget pada usia dini. Salah satu peserta menyampaikan bahwa edukasi tersebut penting bagi anak-anak, sekaligus mengingatkan bahwa tanpa bermain gadget anak dapat melakukan kegiatan bermanfaat seperti mengaji dan belajar.
Di akhir acara, peserta diajak menonton mini teater boneka tangan yang menggambarkan dampak penggunaan gadget secara berlebihan. Kegiatan ditutup dengan sesi tanya jawab untuk menggali pemahaman peserta atas materi yang telah disampaikan. Mahasiswa UBSI Kampus Bogor berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan anak-anak mengenai pentingnya menggunakan teknologi secara bijak.