BERITA TERKINI
Mahasiswa S2 UNM Kembangkan Aplikasi Sehat Rasa untuk Dukung Pola Hidup Sehat

Mahasiswa S2 UNM Kembangkan Aplikasi Sehat Rasa untuk Dukung Pola Hidup Sehat

Mahasiswa Universitas Nusa Mandiri (UNM) mengembangkan inovasi digital di bidang kesehatan melalui aplikasi bernama Sehat Rasa. Platform kesehatan dan nutrisi berbasis teknologi ini dirancang untuk membantu masyarakat menerapkan pola hidup sehat secara praktis, terarah, dan berkelanjutan.

Aplikasi Sehat Rasa dikembangkan oleh mahasiswa Program Studi Magister Informatika (S2) UNM, Adhitya Januarizky Hadi Putra, yang berperan sebagai pengembang aplikasi sekaligus perancang UI/UX. Ia bekerja bersama tim yang terdiri dari Rahma Nadiya sebagai pencetus ide dan konseptor, serta Muhammad Ibnu Fauzan sebagai desainer prototipe. Aplikasi ini ditujukan sebagai respons atas meningkatnya persoalan kesehatan yang dipengaruhi pola makan tidak seimbang dan minimnya aktivitas fisik di era modern.

Sehat Rasa menggabungkan sejumlah fitur dalam satu aplikasi, mulai dari konsultasi online dengan dokter, kalkulator BMI (Body Mass Index), pengukur kalori aktivitas fisik, rekomendasi menu sehat untuk berbagai waktu makan, marketplace produk sehat, video tips kesehatan, hingga informasi event kesehatan.

Melalui fitur konsultasi online, pengguna dapat memperoleh saran medis tanpa harus datang langsung ke fasilitas kesehatan. Sementara itu, kalkulator BMI dan pengukur kalori ditujukan untuk membantu pengguna memantau kondisi tubuh serta menyeimbangkan asupan nutrisi dan aktivitas fisik.

Adhitya menyampaikan bahwa pengembangan aplikasi difokuskan pada kemudahan akses dan pengalaman pengguna. “Kami ingin menghadirkan platform yang tidak hanya informatif, tetapi juga aplikatif. Pengguna bisa langsung mengetahui kondisi tubuhnya, mendapatkan rekomendasi menu sehat, hingga berkonsultasi dengan dokter dalam satu aplikasi,” ujarnya.

Dari sisi teknologi, Sehat Rasa dibangun menggunakan framework Laravel 10 untuk backend, Bootstrap untuk antarmuka, serta MySQL sebagai sistem basis data. Kombinasi ini ditujukan untuk memastikan aplikasi berjalan stabil, responsif, dan aman.

Kepala Nusa Mandiri Innovation Center (NIC), Fitra Septia Nugraha, mengapresiasi inovasi tersebut sebagai bentuk kontribusi mahasiswa di bidang teknologi kesehatan. “Sehat Rasa menunjukkan bahwa mahasiswa Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis mampu menghadirkan solusi digital yang berdampak langsung bagi masyarakat. Inovasi ini sejalan dengan semangat kami untuk mendorong produk teknologi yang aplikatif, solutif, dan berkelanjutan,” kata Fitra dalam rilis yang diterima Selasa (24/3/2026).

Fitra menambahkan, sektor kesehatan dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung transformasi layanan publik berbasis teknologi. Ia berharap aplikasi tersebut dapat terus dikembangkan, diuji lebih luas, dan menjalin kolaborasi dengan mitra industri agar manfaatnya semakin terasa bagi masyarakat.