BERITA TERKINI
Mahasiswa Polinela Kembangkan Prototipe Smart Greenhouse IoT untuk Budidaya Tanaman Superfood

Mahasiswa Polinela Kembangkan Prototipe Smart Greenhouse IoT untuk Budidaya Tanaman Superfood

Mahasiswa Politeknik Negeri Lampung (Polinela) merancang dan merealisasikan prototipe smart greenhouse berbasis Internet of Things (IoT) untuk mendukung budidaya tanaman superfood melalui pengelolaan lingkungan yang lebih terkontrol dan berbasis data real-time. Sistem ini memanfaatkan mikrokontroler ESP32 dan sensor BME280 sebagai perangkat utama pemantauan kondisi lingkungan.

Penelitian tersebut dilatarbelakangi kebutuhan akan greenhouse cerdas yang mampu memantau parameter lingkungan secara kontinu. Suhu udara, kelembapan udara, dan tekanan udara disebut sebagai faktor penting yang memengaruhi pertumbuhan serta kesehatan tanaman di dalam greenhouse. Untuk itu, digunakan sensor BME280 yang dapat mengukur ketiga parameter tersebut secara terintegrasi dengan tingkat akurasi yang dinilai baik.

Tahap perancangan dimulai dari analisis kebutuhan perangkat keras dan perangkat lunak. ESP32 dipilih sebagai unit pengendali utama karena memiliki kemampuan pemrosesan yang memadai dan sudah dilengkapi modul Wi-Fi internal, sehingga pengiriman data ke platform IoT dapat dilakukan tanpa perangkat tambahan. Sensor BME280 kemudian dihubungkan ke ESP32 melalui antarmuka komunikasi I2C agar data lingkungan dapat diperoleh secara berkala.

Dari sisi perangkat keras, sensor BME280 ditempatkan di dalam greenhouse pada posisi yang dianggap representatif untuk menghasilkan pembacaan kondisi lingkungan yang lebih akurat. Rangkaian elektronik ditempatkan dalam kotak pelindung untuk mengurangi gangguan akibat kelembapan dan perubahan suhu ekstrem. Selain itu, sistem catu daya dirancang untuk menyediakan tegangan yang stabil guna mendukung keandalan operasi secara berkelanjutan.

Perangkat lunak sistem dibuat dengan memprogram ESP32 menggunakan Arduino IDE. Pemrograman mencakup inisialisasi sensor BME280, pembacaan dan pengolahan data suhu, kelembapan, dan tekanan udara, serta pengiriman data ke platform pemantauan berbasis IoT. Data ditampilkan secara real-time dan dapat diakses dari jarak jauh untuk memantau kondisi greenhouse.

Hasil pengujian menunjukkan prototipe smart greenhouse berbasis ESP32 dan sensor BME280 dapat beroperasi dengan baik dalam memantau kondisi lingkungan secara real-time. Data yang dihasilkan juga dilaporkan stabil dan konsisten, sehingga dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam pengelolaan lingkungan greenhouse.

Berdasarkan temuan tersebut, prototipe ini dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai bagian dari sistem pertanian cerdas. Penerapannya diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan greenhouse sekaligus mendukung pertumbuhan tanaman superfood secara optimal dan berkelanjutan.