Mahasiswa Program Pendidikan Profesi Ners Reguler Angkatan 2021 Kelompok 1 Ruang Lili Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga menggelar penyuluhan kesehatan bertema “Bijak Penggunaan HP/Gadget” di Ruang Lili RS Jiwa Menur, Jumat (4/7/2025). Kegiatan ini dilaksanakan dalam stase Keperawatan Jiwa.
Penyuluhan tersebut digelar sebagai respons terhadap meningkatnya penggunaan gadget di masyarakat. Meski telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, penggunaan gadget yang tidak terkontrol dinilai dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan fisik maupun psikologis.
Dalam sesi penyuluhan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai definisi gadget, dampak positif dan negatif, serta tips menggunakan perangkat secara bijak. Pemateri menjelaskan, penggunaan gadget yang tepat dapat memberi manfaat seperti mempermudah komunikasi, menambah wawasan, memperluas pertemanan, dan melatih kreativitas.
Namun, penggunaan berlebihan juga berisiko menimbulkan sejumlah dampak negatif. Di antaranya gangguan pada mata akibat terlalu lama menatap layar, perubahan postur tubuh karena posisi yang kurang tepat saat menggunakan ponsel, gangguan pendengaran bila volume terlalu keras, kesulitan berkonsentrasi, menurunnya minat menulis dan membaca, serta berkurangnya kemampuan bersosialisasi dan aktivitas fisik.
Peserta diajak membatasi waktu bermain gadget maksimal 1–2 jam per hari, memilih konten yang positif dan sesuai usia, serta menghindari penggunaan ponsel di tempat tidur. Selain itu, pasien dianjurkan lebih sering melakukan aktivitas tanpa layar seperti membaca buku atau berjalan santai, dan memperbanyak interaksi langsung dengan teman maupun keluarga agar keseimbangan antara dunia digital dan kehidupan nyata tetap terjaga.
Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme. Tercatat ada tiga pertanyaan yang diajukan, mencerminkan keterlibatan aktif terhadap materi yang disampaikan.
Melalui penyuluhan ini, penyelenggara berharap kesadaran untuk menggunakan gadget secara bijak dapat meningkat, khususnya di kalangan pasien. Upaya tersebut diharapkan turut membantu menjaga kesehatan mata, postur tubuh, dan telinga, sekaligus memperbaiki kualitas hubungan sosial pasien dengan lingkungan sekitarnya.