Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Peradaban menggelar sosialisasi pencegahan dampak penggunaan gadget pada usia dini kepada ibu-ibu PKK di lingkungan desa. Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan kesadaran orang tua mengenai pentingnya pengawasan dan pembatasan penggunaan gadget pada anak.
Di era digital, gadget telah menjadi bagian dari keseharian, termasuk bagi anak usia dini. Sejumlah anak terbiasa menggunakan ponsel untuk menonton video atau bermain gim dalam durasi yang cukup lama. Kondisi tersebut menimbulkan kekhawatiran karena penggunaan gadget berlebihan dinilai dapat berdampak pada perkembangan sosial, emosional, dan kognitif anak.
Berangkat dari fenomena itu, mahasiswa KKN memberikan edukasi kepada ibu-ibu PKK yang dinilai memiliki peran penting dalam pengasuhan anak di rumah.
Dalam sosialisasi, mahasiswa menyampaikan sejumlah materi, mulai dari dampak positif gadget apabila digunakan secara bijak, seperti membantu akses informasi dan menjadi media pembelajaran interaktif. Namun, peserta juga diingatkan mengenai dampak negatif jika penggunaan tidak terkontrol, antara lain gangguan konsentrasi, keterlambatan bicara, berkurangnya interaksi sosial, gangguan tidur, hingga risiko kecanduan.
Selain itu, mahasiswa menyampaikan rekomendasi durasi penggunaan gadget yang disesuaikan dengan usia anak. Mereka juga menawarkan strategi pencegahan, seperti membuat aturan waktu layar (screen time), mendampingi anak saat menggunakan gadget, serta menyediakan alternatif aktivitas, misalnya membaca buku, bermain di luar rumah, atau memainkan permainan tradisional.
Mahasiswa turut mengajak orang tua untuk lebih aktif berkomunikasi dengan anak dan menjadi teladan dalam penggunaan gadget di rumah.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab dan berbagi pengalaman. Sejumlah ibu PKK menyampaikan kendala saat membatasi penggunaan ponsel karena anak kerap menangis atau marah ketika gadget diambil. Menanggapi hal itu, mahasiswa memberikan saran praktis, seperti menyusun jadwal harian, konsisten menerapkan aturan, serta mengalihkan perhatian anak melalui aktivitas kreatif dan edukatif.
Melalui sosialisasi ini, mahasiswa berharap ibu-ibu PKK semakin memahami pentingnya pengawasan penggunaan gadget pada anak usia dini. Kegiatan tersebut tidak ditujukan untuk melarang teknologi sepenuhnya, melainkan mendorong orang tua agar lebih bijak dan terkontrol dalam memberikan akses gadget kepada anak.
Di akhir kegiatan, mahasiswa KKN menyampaikan harapan agar pengetahuan yang dibagikan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara fisik, sosial, maupun emosional. Sosialisasi ini juga menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa kepada masyarakat untuk mendukung terciptanya lingkungan keluarga yang sehat dan harmonis.