BERITA TERKINI
Mahasiswa KKN Universitas Awal Bros Edukasi Bahaya Gadget Berlebihan bagi Kesehatan Mata dan Postur Leher Siswa SD di Koto Mesjid

Mahasiswa KKN Universitas Awal Bros Edukasi Bahaya Gadget Berlebihan bagi Kesehatan Mata dan Postur Leher Siswa SD di Koto Mesjid

Mahasiswa Program Studi S1 Fisioterapi Universitas Awal Bros, Abdul Qaadir, menggelar edukasi kesehatan tentang bahaya penggunaan gadget berlebihan terhadap kesehatan mata dan postur leher. Kegiatan ini dilaksanakan במסגרת program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di SDN 008 Dusun III, Desa Koto Mesjid, Kecamatan XIII Koto Kampar, Kabupaten Kampar.

Abdul Qaadir menjelaskan, meningkatnya penggunaan gadget di kalangan anak dan remaja membawa dampak positif sekaligus negatif. Salah satu persoalan yang kerap muncul adalah pemakaian gadget secara berlebihan tanpa memperhatikan durasi, jarak pandang, serta posisi tubuh yang tepat. Kebiasaan tersebut dinilai dapat memicu gangguan kesehatan, terutama pada mata dan leher.

Dalam materi yang disampaikan, penggunaan gadget berlebihan disebut berpotensi menimbulkan keluhan pada mata seperti mata lelah, perih, dan penglihatan kabur. Selain itu, kebiasaan menunduk saat memakai gadget serta kurangnya aktivitas fisik dapat meningkatkan risiko gangguan postur leher yang berujung pada nyeri dan ketegangan otot.

Berdasarkan pengamatan selama pelaksanaan KKN, masih banyak siswa yang belum memahami dampak penggunaan gadget berlebihan terhadap kesehatan mata dan postur tubuh. Kondisi tersebut mendorong mahasiswa KKN untuk melakukan edukasi sebagai upaya meningkatkan kesadaran sejak usia dini.

Kegiatan edukasi berlangsung pada Rabu, 21 Januari, di lingkungan SDN 008 Dusun III. Sasaran utama kegiatan adalah siswa sekolah dasar. Materi yang diberikan mencakup pengertian penggunaan gadget berlebihan, dampak negatif pada kesehatan mata dan postur leher, cara menggunakan gadget secara aman dan sehat, serta pentingnya melakukan peregangan (stretching) secara rutin.

Pelaksanaan edukasi dilakukan secara interaktif dengan bantuan media edukasi sederhana. Selain pemaparan materi, siswa juga diajak mengikuti demonstrasi dan praktik langsung gerakan stretching untuk mata dan leher. Mereka turut mempraktikkan posisi duduk yang benar saat menggunakan gadget, serta gerakan peregangan yang dapat dilakukan di rumah maupun di sekolah.

Menurut penyelenggara, kegiatan ini mendapat respons positif dari para siswa. Mereka terlihat antusias, aktif mengikuti rangkaian kegiatan, dan mampu mempraktikkan gerakan yang diajarkan. Melalui edukasi tersebut, mahasiswa KKN berharap siswa dapat membangun kebiasaan menggunakan gadget secara lebih sehat serta menjaga kesehatan mata dan postur leher sejak dini.