BERITA TERKINI
Mahasiswa Asal Surabaya Menyamar sebagai Dokter di Aplikasi Kencan, Diduga Gelapkan Mobil Warga Banyumas

Mahasiswa Asal Surabaya Menyamar sebagai Dokter di Aplikasi Kencan, Diduga Gelapkan Mobil Warga Banyumas

Seorang warga Kecamatan Kembaran, Kabupaten Banyumas, berinisial YN (34) menjadi korban dugaan penggelapan mobil setelah berkenalan dengan pria yang mengaku sebagai dokter melalui aplikasi kencan. Pelaku berinisial MWIR (24), mahasiswa asal Surabaya, ditangkap Tim Resmob Polresta Banyumas kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Kasatreskrim Polresta Banyumas AKP Ardi Kurniawan, mewakili Kapolresta Banyumas, menjelaskan pelaku menggunakan nama samaran “dr. Moza” untuk meyakinkan korban. Menurut polisi, pelaku juga sempat menunjukkan kartu identitas dokter palsu agar korban percaya bahwa ia dokter yang diperbantukan di salah satu rumah sakit di Purwokerto.

Perkenalan keduanya terjadi melalui platform kencan daring pada Jumat (20/2/2026). Peristiwa dugaan penggelapan kemudian terjadi pada Sabtu malam (21/2/2026), saat keduanya berkeliling kota menggunakan mobil milik korban dan singgah di sebuah kafe di wilayah Purwokerto Timur.

Di lokasi tersebut, pelaku diduga menjalankan aksinya dengan berpura-pura meminjam kunci mobil untuk melakukan top up saldo di minimarket terdekat. Namun setelah ditunggu, pelaku tidak kembali. Korban yang curiga kemudian melaporkan kejadian itu ke Polsek Purwokerto Timur dengan bantuan pengunjung kafe.

Menindaklanjuti laporan, Unit Reskrim Polsek Purwokerto Timur bersama Tim Resmob Polresta Banyumas melakukan pelacakan melalui rekaman CCTV area parkir serta penyelidikan digital. Polisi kemudian melacak pelaku yang disebut tengah membawa mobil tersebut ke arah barat.

AKP Ardi menyatakan pelaku ditangkap pada Minggu malam (22/2/2026) di wilayah Kuningan, Jawa Barat. Polisi juga mengamankan barang bukti satu unit mobil milik korban yang ditaksir bernilai Rp98 juta.