Seiring waktu pemakaian, ponsel kerap terasa semakin lambat, terutama pada perangkat yang sudah digunakan lebih dari satu tahun. Kondisi ini juga menjadi salah satu alasan banyak orang mengganti ponsel setelah sekitar dua hingga tiga tahun pemakaian. Selain faktor usia perangkat, kebiasaan pengguna disebut dapat berkontribusi membuat ponsel lebih cepat lemot dan berisiko mengalami gangguan.
Salah satu kebiasaan yang sering terjadi adalah membiarkan banyak aplikasi tetap berjalan di latar belakang. Saat pengguna berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain, aplikasi yang ditinggalkan bisa tetap aktif dan memakan sumber daya seperti RAM dan CPU. Akibatnya, aplikasi yang sedang digunakan harus berbagi sumber daya sehingga kinerja ponsel menurun. Untuk mengurangi beban, pengguna dapat menutup aplikasi yang tidak digunakan melalui menu aplikasi terbaru (recent apps) atau membatasi aktivitas aplikasi melalui pengaturan.
Kebiasaan lain yang dapat memicu ponsel lemot adalah jarang memperbarui sistem operasi dan aplikasi. Pembaruan secara berkala diperlukan agar perangkat dan aplikasi dapat berjalan lebih mulus. Menggunakan versi yang tidak terbaru berpotensi membuat kinerja ponsel menurun.
Pengguna juga disarankan lebih berhati-hati saat mengklik tautan sembarangan, membuka lampiran yang tidak dikenal, atau memasang aplikasi di luar Play Store dan App Store. Kebiasaan ini meningkatkan risiko perangkat terinfeksi malware. Dampaknya tidak hanya membuat ponsel melambat, tetapi juga berpotensi mencuri atau merusak data.
Selain itu, penggunaan ponsel hingga perangkat terasa panas atau mengalami overheat juga dapat memicu lag dan penurunan performa. Saat suhu ponsel meningkat, perangkat cenderung tidak bekerja optimal. Jika ponsel mulai panas, pengguna disarankan menghentikan pemakaian sementara dan menjauhkan perangkat dari sinar matahari atau sumber panas.
Terakhir, penumpukan cache dapat membuat ponsel terasa lebih lambat. Cache membantu mempercepat akses karena aplikasi atau laman dapat memuat data dari penyimpanan sementara. Namun, jika dibiarkan menumpuk, cache bisa mengganggu kinerja. Pengguna dapat membersihkan cache secara berkala melalui pengaturan aplikasi agar perangkat berjalan lebih lancar.
Dengan mengurangi kebiasaan-kebiasaan tersebut, ponsel dinilai dapat lebih awet dan tidak mudah mengalami penurunan performa.