BERITA TERKINI
Lima Aplikasi Saham untuk Pemula pada 2026 dan Tips Memilih Platform yang Aman

Lima Aplikasi Saham untuk Pemula pada 2026 dan Tips Memilih Platform yang Aman

JAKARTA—Minat masyarakat Indonesia terhadap investasi saham terus meningkat pada 2026. Kemudahan teknologi membuat aktivitas pembelian saham kian mudah dilakukan melalui aplikasi di ponsel, mulai dari pendaftaran hingga transaksi. Meski demikian, investor tetap perlu selektif memilih platform yang digunakan dengan mempertimbangkan aspek legalitas dan keamanan.

Perkembangan layanan digital membuat investor tidak lagi harus datang ke kantor sekuritas untuk membuka rekening saham. Proses yang serba daring ini memperluas akses investasi bagi masyarakat, namun sekaligus menuntut kehati-hatian dalam menentukan aplikasi yang dipakai.

Umumnya, aplikasi yang dinilai lebih tepercaya adalah platform yang memiliki izin dari regulator resmi, seperti Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atau lembaga terkait lainnya. Selain legalitas, fitur keamanan juga menjadi faktor penting agar aktivitas transaksi berjalan lebih nyaman.

Berikut lima aplikasi yang disebut cocok digunakan pemula pada 2026, beserta gambaran fitur yang ditawarkan.

1. Stockbit
Stockbit dikenal sebagai aplikasi yang menggabungkan perdagangan saham dengan komunitas diskusi investor. Pengguna dapat membeli saham sekaligus berdiskusi mengenai analisis pasar dengan investor lain. Topik yang dibahas beragam, mulai dari analisis fundamental hingga strategi trading jangka pendek, sehingga dapat membantu pemula memahami cara pandang investor yang lebih berpengalaman.

Selain komunitas, Stockbit juga menyediakan alat analisis, seperti akses laporan keuangan perusahaan, rasio fundamental, dan grafik teknikal untuk mendukung pengambilan keputusan.

2. Pintu
Pintu merupakan platform investasi dan trading crypto yang populer di Indonesia. Dalam data yang disebutkan, aplikasi ini telah diunduh lebih dari 10 juta kali dan menyediakan lebih dari 320+ token. Pintu juga disebut terdaftar dan berada di bawah pengawasan OJK.

Platform ini awalnya dikenal untuk perdagangan aset crypto, namun menghadirkan fitur xStocks yang memungkinkan pengguna memperoleh eksposur terhadap saham global dalam bentuk aset digital. Disebutkan pula Pintu menawarkan saham tertokenisasi, termasuk saham perusahaan teknologi seperti Nvidia, Apple, Meta, Google, dan Microsoft.

Dari sisi keamanan, Pintu disebut menggunakan autentikasi dua faktor, akses biometrik, serta penyimpanan aset digital melalui kustodian profesional. Selain itu, legalitasnya juga disebut mencakup pengawasan regulator di Indonesia, termasuk Bappebti serta lembaga terkait lainnya.

3. IPOT
IPOT adalah aplikasi investasi yang dikembangkan oleh perusahaan sekuritas Indo Premier. Platform ini dikenal memiliki fitur analisis yang cukup lengkap bagi investor yang ingin memahami pasar secara lebih serius.

Salah satu fitur yang disebut unggulan adalah Robo Trading, yaitu sistem yang memungkinkan investor mengatur strategi transaksi secara otomatis berdasarkan kondisi pasar tertentu. IPOT juga menyediakan laporan riset pasar untuk membantu investor menilai kondisi ekonomi dan sektor industri sebelum mengambil keputusan investasi.

4. Ajaib
Ajaib disebut populer, terutama di kalangan investor muda. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan pembelian berbagai instrumen investasi, mulai dari saham, reksa dana, obligasi hingga aset global secara online.

Melalui Ajaib, pengguna disebut dapat membeli lebih dari 800 saham perusahaan yang terdaftar di bursa. Aplikasi ini juga menyediakan fitur analisis seperti grafik interaktif dan screener untuk membantu pencarian saham berdasarkan kriteria tertentu. Di sisi edukasi, Ajaib menyediakan konten pembelajaran mulai dari dasar-dasar saham hingga cara membaca laporan keuangan.

Untuk aspek legalitas, transaksi saham di platform ini disebut difasilitasi oleh PT Ajaib Sekuritas Asia yang memiliki izin sebagai Perantara Pedagang Efek.

5. MOST Mandiri Sekuritas
MOST adalah aplikasi investasi saham yang dikembangkan oleh Mandiri Sekuritas. Dukungan institusi keuangan besar disebut menjadi salah satu faktor reputasi platform ini di industri pasar modal.

Melalui MOST, investor dapat membeli saham yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia melalui ponsel. Aplikasi ini juga menyediakan laporan riset dari analis profesional dan program edukasi bagi pemula, termasuk materi pengenalan pasar saham, strategi investasi, serta cara membaca laporan keuangan.

Tips memilih aplikasi saham yang aman untuk pemula
Bagi pemula, pemilihan aplikasi saham disarankan tidak dilakukan secara sembarangan. Langkah awal yang perlu diperhatikan adalah memastikan platform memiliki izin resmi dari regulator seperti OJK atau Bappebti.

Selain legalitas, sistem keamanan juga menjadi pertimbangan utama. Aplikasi investasi yang baik umumnya menyediakan fitur seperti autentikasi dua faktor, enkripsi data, dan perlindungan akun dari aktivitas mencurigakan. Pemula juga disarankan memilih aplikasi yang menyediakan materi edukasi agar lebih memahami risiko pasar dan menghindari keputusan yang terlalu emosional.

Secara umum, investasi saham pada 2026 semakin mudah dengan hadirnya berbagai aplikasi digital seperti Ajaib, Pintu, Stockbit, IPOT, dan MOST. Namun, kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan pemilihan platform yang tepercaya serta pemahaman dasar investasi agar pengelolaan risiko dapat dilakukan secara bijak.

Catatan penting yang juga disampaikan dalam data: aktivitas jual beli crypto memiliki risiko dan volatilitas tinggi karena harga yang fluktuatif. Investor diimbau melakukan riset mandiri (DYOR), menggunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat, serta memahami bahwa keputusan transaksi menjadi tanggung jawab masing-masing.