BERITA TERKINI
Kremlin: Pembatasan Akses Internet di Rusia Berlanjut Selama Dianggap Perlu untuk Keamanan

Kremlin: Pembatasan Akses Internet di Rusia Berlanjut Selama Dianggap Perlu untuk Keamanan

Pemerintah Rusia menyatakan pembatasan akses internet di negara itu akan tetap diberlakukan selama dinilai diperlukan untuk menjamin keselamatan warga. Pernyataan tersebut disampaikan juru bicara Kremlin Dmitry Peskov dalam konferensi pers di Moskow, Rabu.

Peskov mengatakan kebijakan itu merupakan bagian dari langkah keamanan pemerintah dan dilaksanakan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Rusia.

“Selama tindakan tambahan untuk menjamin keselamatan warga negara kita masih diperlukan, prioritas utama tetap pada keamanan,” kata Peskov.

Ia juga menegaskan masyarakat tidak perlu meragukan tujuan kebijakan tersebut. Menurutnya, pemerintah berfokus pada perlindungan warga dalam situasi yang memerlukan langkah pengamanan tambahan.

“Saya ulangi sekali lagi, semuanya dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Peskov.

Di sisi lain, Peskov mengakui pembatasan akses internet dapat menimbulkan dampak bagi sektor bisnis. Namun, ia menilai persoalan tersebut merupakan isu terpisah yang perlu dibahas oleh lembaga terkait untuk mencari solusi.

Pemerintah, kata dia, akan mempertimbangkan cara untuk meminimalkan kerugian ekonomi akibat kebijakan tersebut. Diskusi antarinstansi disebut akan dilakukan guna merumuskan langkah yang lebih tepat bagi dunia usaha.

“Masalah yang dihadapi bisnis tentu harus menjadi topik pembahasan di lembaga-lembaga terkait kita,” kata Peskov.

Pembatasan internet di Rusia mulai dirasakan masyarakat sejak parlemen mengesahkan undang-undang baru yang memberikan kewenangan kepada Dinas Keamanan Federal Rusia untuk memblokir akses internet dalam situasi tertentu.

Sejak aturan itu diberlakukan, sejumlah warga mengeluhkan kesulitan menggunakan internet di luar rumah atau kantor. Keluhan terutama terkait menurunnya kualitas koneksi internet seluler di berbagai wilayah.

Beberapa pengguna melaporkan akses internet melalui jaringan seluler menjadi sangat lambat dan kerap terputus. Kondisi itu mengganggu aktivitas digital, termasuk komunikasi dan penggunaan layanan daring.

Saat ini, koneksi yang relatif stabil disebut lebih banyak diperoleh melalui jaringan Wi-Fi, sehingga banyak warga bergantung pada akses internet di rumah atau tempat kerja untuk tetap terhubung.

Situasi tersebut turut memunculkan kekhawatiran di kalangan pelaku usaha yang bergantung pada konektivitas digital. Pembatasan akses internet dinilai berpotensi memengaruhi aktivitas bisnis, terutama yang berbasis layanan daring.

Meski demikian, pemerintah Rusia menyatakan kebijakan itu bersifat sementara dan akan terus dievaluasi. Pembatasan disebut akan dihentikan apabila kondisi keamanan sudah dinilai cukup stabil.