Komisi I DPRD Provinsi Jambi melakukan studi banding ke Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP2D) Provinsi Jawa Barat di Bandung, Selasa, 3 Maret 2026. Kunjungan ini ditujukan untuk memperkuat kebijakan riset dan inovasi daerah sekaligus menggali strategi perlindungan Hak atas Kekayaan Intelektual (HAKI) atas hasil riset dan inovasi.
Rombongan dipimpin Wakil Ketua I DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata. Sejumlah anggota Komisi I turut hadir, yakni M. Chandra Alghiffari, Zulkifli Linus, Abun Yani, Pinto Jayanegara, Ibnu Sina, dan Rucita Arfianisa, bersama tenaga ahli serta pendamping.
Kehadiran delegasi DPRD Jambi diterima Kepala BP2D Provinsi Jawa Barat, Mohammad Taufiq Budi Santoso, beserta jajaran. Dalam pertemuan tersebut, BP2D Jawa Barat memaparkan tugas dan fungsi lembaga, sumber daya manusia, serta capaian kinerja yang telah diraih.
BP2D Jawa Barat disebut memiliki peran strategis sebagai perangkat daerah yang mengoordinasikan perencanaan, pelaksanaan, pengkajian, serta evaluasi kebijakan berbasis riset untuk mendukung pembangunan daerah. Penguatan riset dan inovasi, menurut paparan BP2D, dilakukan melalui penyusunan roadmap riset daerah yang selaras dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), penguatan kolaborasi dengan perguruan tinggi dan dunia industri, serta pengembangan sistem inovasi daerah yang terintegrasi.
Pada bagian akhir, BP2D Jawa Barat juga menjelaskan fasilitasi kekayaan intelektual bagi hasil-hasil riset dan inovasi. Pemerintah Provinsi Jawa Barat mendorong pendaftaran hak cipta, paten, merek, dan bentuk kekayaan intelektual lainnya melalui pendampingan teknis serta koordinasi dengan instansi terkait. Fasilitasi tersebut ditujukan untuk memberikan perlindungan hukum, meningkatkan nilai tambah ekonomi, dan mendorong daya saing inovasi daerah.
Dalam sesi pendalaman, Komisi I DPRD Provinsi Jambi menggali informasi mengenai regulasi pendukung, penganggaran, serta peran DPRD dalam mengawal kebijakan riset dan inovasi. Ivan Wirata menyampaikan pengalaman Jawa Barat menjadi referensi penting bagi Jambi untuk memperkuat ekosistem riset, inovasi, dan perlindungan kekayaan intelektual di daerah.