BERITA TERKINI
Komdigi Gandeng Startup Lokal untuk Perkuat Penanganan Judi Online dan Kualitas Informasi Digital

Komdigi Gandeng Startup Lokal untuk Perkuat Penanganan Judi Online dan Kualitas Informasi Digital

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggandeng startup lokal untuk memperkuat penanganan judi online (judol). Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menyebut kolaborasi ini sebagai langkah konkret pemerintah dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menjawab persoalan publik di ruang digital.

Dalam keterangan pada Jumat (10/4), Meutya mengatakan inovasi yang dikembangkan Gambit Hunter dan Ambisius Lab menunjukkan kemampuan talenta Indonesia tidak hanya sebagai pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi berbasis AI yang relevan dengan kebutuhan nasional.

Meutya menuturkan pemerintah mendorong pengembangan AI sebagai salah satu pilar transformasi digital nasional, dengan visi membangun AI yang etis, bertanggung jawab, serta mampu meningkatkan daya saing Indonesia.

Ia mencontohkan inovasi dari Gambit Hunter sebagai pendekatan baru dalam pemberantasan judol melalui pemanfaatan AI. Teknologi tersebut dinilai mampu mengidentifikasi serta menelusuri infrastruktur pembayaran yang menjadi bagian penting dalam operasional praktik ilegal itu.

Menurut Meutya, pendekatan tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah yang menekankan penguatan penanganan dari sisi hulu hingga ke level infrastruktur, tidak hanya pada konten yang terlihat di permukaan.

Di sisi lain, dampak kecanduan judol disebut masih muncul dari berbagai daerah. Kasus terbaru terjadi di Lahat, Sumatra Selatan, ketika seorang anak bernama Ahmad Fahrozi (23) memutilasi ibu kandungnya berinisial SA (63). Pelaku mengaku kesal karena tidak diberi uang untuk bermain judol.

Polisi mengamankan pelaku di sebuah penginapan di Kelurahan Bandar Agung, Kecamatan Lahat, Kabupaten Lahat, pada Rabu (8/4) pagi. Kasat Reskrim Polres Lahat AKP M Ridho Pradani mengatakan pelaku telah diamankan di Mapolres Lahat untuk penyidikan lebih lanjut.

Selain kolaborasi untuk memberantas judol, Komdigi juga menggandeng Ambisius Lab melalui produk Ambisius News. Meutya menilai inisiatif tersebut dapat membantu menjaga kualitas informasi di ruang digital melalui pengembangan sistem AI untuk mengkurasi, memverifikasi, dan membandingkan berita dari berbagai sumber terpercaya.

Meutya menegaskan kedua inovasi itu merepresentasikan dua aspek penting dalam tata kelola ruang digital, yakni penguatan keamanan serta peningkatan kualitas informasi dan literasi digital masyarakat. Pemerintah, kata dia, akan terus mendorong pengembangan AI melalui penguatan inovasi, kolaborasi multipemangku kepentingan, serta pengembangan berbagai penggunaan yang berdampak langsung bagi masyarakat.