Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Kemkomdigi RI) menggandeng dua startup kecerdasan buatan (AI) dalam negeri, yakni Gambit Hunter dan Ambisius Lab, untuk memperkuat penanganan judi online serta meningkatkan kualitas informasi di ruang digital.
Menteri Komdigi Meutya Hafid mengatakan kolaborasi tersebut menjadi langkah konkret pemerintah dalam memanfaatkan AI untuk menjawab persoalan publik. Ia menilai inovasi yang dikembangkan kedua startup itu menunjukkan bahwa talenta Indonesia tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi juga mampu menciptakan solusi berbasis AI yang relevan dengan kebutuhan nasional.
Menurut Meutya, dorongan pengembangan teknologi AI dari pemerintah saat ini dapat menjadi salah satu pilar utama transformasi digital nasional. Upaya itu, kata dia, diarahkan pada pembangunan visi AI yang etis, bertanggung jawab, dan mampu meningkatkan daya saing negara.
Meutya mencontohkan inovasi dari Gambit Hunter yang menghadirkan pendekatan baru untuk pemberantasan judi online melalui pemanfaatan AI. Ia menyebut pendekatan tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah yang menekankan penguatan penanganan dari sisi hulu hingga level infrastruktur, tidak hanya pada konten yang tampak di permukaan.
Sementara itu, Ambisius Lab mengembangkan produk Ambisius News yang dinilai dapat menjawab tantangan menjaga kualitas informasi di ruang digital. Meutya menyampaikan inisiatif tersebut mengarah pada pengembangan sistem AI untuk mengkurasi, memverifikasi, dan membandingkan berita dari berbagai sumber terpercaya, yang dipandang penting dalam memperkuat ekosistem informasi yang sehat.