Kodim 0407/Kota Bengkulu mulai memperkenalkan aplikasi Centurion-21 kepada masyarakat, menyusul peluncuran aplikasi tersebut oleh Komando Daerah Militer XXI/Radin Inten. Aplikasi ini dinilai dapat mendorong digitalisasi dan transparansi, khususnya di lingkungan internal TNI Angkatan Darat yang bertugas di wilayah kewenangannya.
Centurion-21 merupakan inovasi teknologi berbasis kecerdasan buatan yang diharapkan dapat menjadi basis data. Keberadaan basis data tersebut disebut dapat membantu pemerintah daerah dalam mengambil kebijakan.
Babinsa Timur Indah, Koptu Wiranto, turut memperkenalkan Centurion-21 sebagai aplikasi yang dibuat untuk mendukung ketahanan pangan nasional dan pemantauan wilayah berbasis kecerdasan buatan.
Menurut Wiranto, Centurion-21 merupakan inovasi digital pertama di lingkungan TNI AD, khususnya di Kodam XXI/Radin Inten. Ia menyebut aplikasi ini dirancang untuk mendukung pendataan, pemetaan, serta pendampingan sektor pertanian secara terintegrasi.
Selain itu, Centurion-21 juga disebut berfungsi membantu para Babinsa dalam melakukan pendampingan kepada masyarakat di wilayah binaan masing-masing. Dengan aplikasi tersebut, Babinsa dapat memetakan wilayah yang sesuai untuk pengembangan tanaman pangan seperti padi, sektor perkebunan, serta potensi perikanan dan peternakan.