Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep terus mendorong transformasi digital dalam tata kelola administrasi. Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengoptimalkan penggunaan aplikasi Srikandi dalam pengelolaan surat masuk dan surat keluar.
Kegiatan optimalisasi ini diikuti operator dari masing-masing seksi di lingkungan Kemenag Sumenep, serta operator dari madrasah negeri mulai tingkat MIN, MTsN, hingga MAN. Program tersebut ditujukan untuk meningkatkan kemampuan dan pemahaman peserta dalam mengoperasikan Srikandi sebagai sistem persuratan digital yang terintegrasi.
Melalui pemanfaatan aplikasi tersebut, proses administrasi diharapkan berjalan lebih tertib, efektif, dan efisien. Kepala Kantor Kemenag Sumenep Abdul Wasid saat membuka kegiatan menekankan pentingnya penggunaan teknologi untuk mendukung kinerja birokrasi, terutama dalam pelayanan publik.
“Penggunaan aplikasi Srikandi menuntut kita untuk lebih profesional dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Ini juga berkaitan dengan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan administrasi,” kata Abdul Wasid, Selasa, 14 April 2026.
Ia juga mengingatkan peserta agar mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan di unit kerja masing-masing. Dengan optimalisasi ini, Kemenag Sumenep berharap sistem persuratan di lingkungannya berjalan lebih terstruktur dan sesuai standar yang ditetapkan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen Kemenag Sumenep dalam mendukung digitalisasi administrasi pemerintahan untuk mewujudkan layanan publik yang lebih cepat, tepat, dan berbasis teknologi.