BERITA TERKINI
ITS Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional untuk Menuju Universitas Kelas Dunia

ITS Perkuat Riset dan Kolaborasi Internasional untuk Menuju Universitas Kelas Dunia

SURABAYA — Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) terus memperkuat langkah menuju universitas kelas dunia di tengah persaingan pendidikan global yang kian ketat. Berangkat dari identitas sebagai Kampus Pahlawan, ITS menekankan penguatan riset, inovasi, dan kontribusi terhadap masa depan global yang berkelanjutan.

Dalam QS World University Rankings 2026, ITS menembus peringkat 509 dunia dan berada di posisi 97 Asia. Capaian ini disebut mencerminkan konsistensi ITS dalam membangun kualitas pendidikan, penelitian, serta dampak institusional yang mendapat pengakuan internasional.

Di luar capaian pemeringkatan, ITS membangun ekosistem riset yang diarahkan pada solusi masa depan. Fokus riset mencakup bidang kecerdasan buatan, teknologi maritim, energi berkelanjutan, serta inovasi infrastruktur. Pendekatan tersebut ditujukan untuk memperkuat daya saing akademik sekaligus menjaga relevansi inovasi terhadap kebutuhan masyarakat global.

Rektor ITS Prof. Dr. Ir. Bambang Pramujati, S.T., M.Sc.Eng., Ph.D. menegaskan bahwa upaya menuju universitas kelas dunia tidak hanya diukur dari pengakuan internasional, melainkan juga dari dampak berkelanjutan yang dihasilkan institusi.

“Transformasi ITS bukan hanya tentang peningkatan peringkat global, tetapi tentang bagaimana kami membangun ekosistem pendidikan dan riset yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia,” ujarnya.

ITS juga memperluas kolaborasi internasional melalui kemitraan strategis dengan universitas, lembaga riset, dan industri global. Kolaborasi ini membuka ruang pertukaran pengetahuan, memperkaya kualitas penelitian, serta mempersiapkan mahasiswa untuk berkiprah di tingkat internasional. ITS menempatkan kerja sama tersebut sebagai bagian dari kontribusi aktif dalam ekosistem inovasi global.

Selain itu, pembangunan berkelanjutan menjadi salah satu fondasi transformasi ITS. Berbagai inovasi diarahkan untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), mulai dari pengembangan teknologi ramah lingkungan hingga solusi berbasis sains yang ditujukan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Jejak transformasi ini turut tercermin dari kiprah alumni ITS yang berperan di berbagai sektor strategis, baik nasional maupun internasional. Kehadiran mereka di industri, riset, dan pemerintahan disebut menjadi indikator bahwa ITS menyiapkan lulusan yang adaptif, inovatif, dan siap bersaing secara global.

Ke depan, ITS menargetkan masuk jajaran Top 300 universitas dunia. Dengan penguatan riset, kolaborasi internasional, dan orientasi pada dampak berkelanjutan, ITS melanjutkan transformasi dari kampus yang lahir dari semangat perjuangan menuju institusi yang berupaya menegaskan posisi di panggung pendidikan tinggi global.