BERITA TERKINI
Innovate for Impact Day Jakarta 2026 Perkuat Kolaborasi Startup ASEAN, Hadirkan 90+ Founder dan Investor

Innovate for Impact Day Jakarta 2026 Perkuat Kolaborasi Startup ASEAN, Hadirkan 90+ Founder dan Investor

JAKARTA — Innovate for Impact Day Jakarta 2026 sukses mempertemukan lebih dari 90 pendiri startup, investor, tokoh industri startup, serta perwakilan pemerintah dari berbagai negara ASEAN. Kegiatan ini mencatat partisipasi aktif dari Malaysia dan Indonesia.

Acara bertema “Catalysing Innovation for Impact in ASEAN” ini digelar di The Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) fX Sudirman, Jakarta. Innovate for Impact Day Jakarta 2026 dirancang sebagai platform regional dengan dua program utama, yakni Creative Exchange Jakarta 2026 dan Grill or Chill Jakarta 2026, yang menggabungkan diskusi strategis dan implementasi untuk mendorong kolaborasi yang lebih terarah dalam ekosistem startup ASEAN.

Penyelenggaraan kegiatan dilakukan secara kolaboratif oleh Satu Creative dan Garuda Spark Innovation Hub, sebuah program di bawah Kementerian Komunikasi dan Digital. Inisiatif ini disebut sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat konektivitas regional dalam lanskap inovasi ASEAN.

Dalam rangkaian acara tersebut, dilakukan pula penandatanganan perjanjian kerja sama antara Satu Creative yang diwakili Ahmad Azuar Zainuddin dan Direktorat Pengembangan Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang diwakili Sonny Hendra Sudaryana. Kesepakatan ini mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi ekosistem inovasi ASEAN melalui pengembangan kerja sama lintas negara yang lebih terstruktur.

Pada sesi Creative Exchange Jakarta 2026, pembahasan menyoroti perkembangan inovasi di ASEAN dan bagaimana dampaknya kini diukur melalui aksesibilitas, keterjangkauan, serta kemampuan adaptasi di tengah permintaan pasar yang beragam. Dampak inovasi dinilai tidak hanya dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga dari keberlanjutan akses, kemampuan beradaptasi saat terjadi perubahan, dan transformasi jangka panjang.

Meski dukungan bagi startup tersedia, sejumlah dukungan dinilai masih terfragmentasi atau belum sepenuhnya selaras dengan kebutuhan para pendiri startup. Hal ini menggarisbawahi pentingnya desain ekosistem yang lebih terarah, agar program, akses pendanaan, dan jaringan dapat terintegrasi lebih baik sesuai kebutuhan startup, termasuk melalui jalur lintas pasar yang membangun kolaborasi berbasis tujuan bersama, bukan sekadar formalitas.

Sementara itu, sesi Grill or Chill Jakarta 2026 berfokus pada implementasi melalui pitching startup di hadapan panel yang terdiri dari perwakilan Satu Creative, Kementerian Komunikasi dan Digital, Gobi Partners Indonesia, Instellar, dan Pijar Foundation. Melalui sesi ini, para founder mendapat ruang interaksi langsung dengan pemangku kepentingan ekosistem startup sekaligus masukan strategis yang relevan dengan kondisi pasar.

Secara keseluruhan, rangkaian kegiatan menegaskan visi bahwa inovasi startup di ASEAN akan terus ditentukan oleh kemampuan menghadirkan solusi yang relevan terhadap kebutuhan nyata masyarakat.