Pemerintah Indonesia dan Prancis terus mempererat hubungan bilateral melalui penguatan kerja sama strategis di bidang pendidikan tinggi, sains, dan teknologi. Komitmen ini disampaikan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto usai pertemuan dengan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Fabien Penone.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas pelaksanaan Tahun Inovasi Indonesia–Prancis yang menjadi payung besar kerja sama bilateral, mencakup pendidikan tinggi, riset, inovasi, serta mobilitas mahasiswa dan peneliti.
Brian menyatakan program Tahun Inovasi telah memperoleh dukungan penuh dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Ia menekankan bahwa inisiatif ini tidak hanya berfokus pada kegiatan akademik, tetapi juga mencakup penyusunan peta jalan strategis untuk pengembangan kerja sama jangka panjang. Pernyataan itu dikutip pada Selasa, 27 Januari 2026.
Menurut Brian, kerja sama tersebut diharapkan semakin memperkuat hubungan antarp perguruan tinggi di kedua negara, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi hibah riset dan kolaborasi akademik lintas institusi. “Kami melihat potensi besar untuk memperdalam kolaborasi universitas Indonesia dan Prancis, baik dalam bidang riset, inovasi, maupun pengembangan sumber daya manusia,” ujarnya.
Dari pihak Prancis, pemerintah menyatakan komitmennya untuk menghadirkan institusi pendidikan unggulan di Indonesia. Kerja sama juga direncanakan diperluas melalui penguatan program beasiswa dan mobilitas mahasiswa, khususnya melalui skema bersama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Fabien Penone menjelaskan, keberhasilan program beasiswa magister LPDP–Prancis mendorong peningkatan kerja sama hingga jenjang doktoral. Ia juga menyebut jumlah mahasiswa Indonesia yang melanjutkan studi ke Prancis meningkat signifikan dalam satu tahun terakhir.
Di saat yang sama, minat mahasiswa Prancis untuk menempuh pendidikan di perguruan tinggi Indonesia juga disebut terus meningkat. Ke depan, kedua negara berencana mengembangkan program joint degree dan double degree sebagai bentuk pendalaman kerja sama akademik.
Melalui pertemuan ini, Indonesia dan Prancis menegaskan tekad bersama untuk membangun kemitraan strategis yang saling menguntungkan, terutama dalam pengembangan riset inovatif, peningkatan kualitas pendidikan tinggi, serta kontribusi bagi pembangunan nasional dan global.